Setiap Warga AS, Target Iran, Pembalasan dengan Segala Cara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aktivis Iran penuhi National Mall dengan bendera dan foto korban. Mereka menyerukan perubahan rezim dan dukungan untuk rakyat Iran yang tertindas.
Aktivis Iran penuhi National Mall dengan bendera dan foto korban. Mereka menyerukan perubahan rezim dan dukungan untuk rakyat Iran yang tertindas.

i

SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Setiap warga negara Amerika Serikat (AS) dan personel militer  "kini menjadi target yang sah," Iran. Ini menyusul serangan AS terhadap situs nuklir Iran pada hari Minggu (22/6).

“Kerugian yang akan diderita AS pasti tidak akan dapat diperbaiki jika mereka memasuki konflik ini secara militer,” kata Khamenei, seperti dilansir Anadolu, Minggu (22/6)

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada hari Rabu (18/6) lalu telah memperingatkan Amerika Serikat agar tidak terlibat dalam konflik yang terjadi antara Iran dan Israel.

"Kerugian yang akan diderita AS pasti tidak akan dapat diperbaiki jika mereka memasuki konflik ini secara militer," kata Khamenei, seperti dilansir Anadolu, Minggu (22/6).

Pakar keamanan Aaron David Miller, menyampaikan prediksi soal respons pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, atas serangan AS ke Iran tersebut.

Ia menduga besar kemungkinan Khamenei tidak akan tinggal diam menanggapi serangan AS melalui jet pengebom B-2 tersebut.

"Hampir tidak mungkin (untuk membayangkan) bahwa pemimpin berusia 86 tahun itu (Khamenei) yang secara esensial mempertahankan revolusi dan melanjutkan ke penerusnya, tidak berbuat apa-apa merespons apa yang sudah terjadi (selama 10 hari) belakangan ini," kata Miller kepada CNN.

"Iran sudah menginvestasikan uang senilai US$5 triliun untuk program nuklir. Mereka baru saja melihat sembilan hari penghinaan yang menyedihkan dari pihak Israel yang menembus target. Saya yakin bahkan orang-orang intelijen kita (AS) tidak percaya Israel bisa melakukannya," kata Miller.

Ia mengatakan Iran Iran merupakan "negara dengan senjata nuklir tingkat ambang batas" dan memiliki "semua yang mereka butuhkan untuk membuat bom nuklir."

"Terus terang, apakah mereka melakukannya atau tidak (membuat senjata nuklir), tampaknya tidak relevan," ujar Miller.

"Mereka memiliki rudal jarak pendek terhadap target Amerika di Teluk. Mereka menghadapi perang asimetris di luar negeri, mengerahkan aparat teror mereka terhadap kepentingan Israel, Amerika Serikat, dan mungkin Yahudi. Tentu saja, terdapat orang Amerika yang ditempatkan di Irak dan Suriah yang rentan," ia menambahkan.

Ia menilai, Iran akan melakukan pembalasan dengan segala cara atas serangan AS ke negara mereka.

 

Militer AS Bergabung dengan Israel

Presiden AS Donald Trump sendiri telah mengumumkan bahwa militer negaranya telah bergabung dengan Israel dalam melancarkan serangan militer terhadap Iran.

"Kami telah menyelesaikan serangan yang sangat sukses terhadap tiga situs nuklir di Iran, termasuk Fordo, Natanz, dan Esfahan," tulis Trump pada hari Sabtu di Truth Social.

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengancam Iran agar tidak membalas serangan AS terhadap fasilitas nuklir utamanya. Trump menyatakan bahwa Iran akan menghadapi "tragedi" yang belum pernah terjadi sebelumnya jika meluncurkan serangan balasan ke AS.

Trump menyebut bahwa serangan presisi besar-besaran yang ia perintahkan terhadap situs nuklir Fordo, Natanz, dan Isfahan adalah keberhasilan militer yang spektakuler, yang diklaim membuat fasilitas-fasilitas tersebut hancur total.

"Iran, negara penindas di Timur Tengah, sekarang harus berdamai. Jika tidak, serangan di masa depan akan jauh lebih besar dan jauh lebih mudah," kata Trump, dalam pernyataan yang disiarkan secara nasional, seperti dilansir Anadolu.

"Ini tidak bisa terus berlanjut. Akan ada perdamaian atau akan ada tragedi bagi Iran, jauh lebih besar dari yang telah kita saksikan selama delapan hari terakhir," sambungnya.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah menunjuk tiga ulama senior sebagai kandidat untuk menggantikannya jika ia terbunuh dalam perang melawan Israel.

Kepada The New York Times, Sabtu (22/6), tiga pejabat Iran mengatakan Khamenei ingin memastikan transisi yang cepat dan tertib jika ia tewas.

Mereka menyebut para pejabat tinggi Iran tengah mempersiapkan berbagai kemungkinan jika perang meningkat, sambil mempertimbangkan apakah Amerika Serikat (AS) akan campur tangan dalam pusaran perang Iran-Israel. Pihak Iran juga mengakui rantai komando rezim terpukul keras dalam serangan Israel, tetapi masih berfungsi.

Jika pemimpin tertinggi meninggal, konstitusi Iran mengharuskan Majelis Ahli, sebuah badan ulama beranggotakan 88 orang, untuk memilih pengganti.

Proses ini hanya digunakan satu kali sejak Revolusi Islam 1979, yakni ketika Khamenei sendiri terpilih jadi pemimpin tertinggi pada 1989. n cnn/adl/afp/int/rmc

Berita Terbaru

Hindari Denda, BPKPD Ingatkan WP Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

Hindari Denda, BPKPD Ingatkan WP Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

Selasa, 01 Sep 2026 16:54 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto mengingatkan jatuh tempo pembayaran Pajak Bumi dan…

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyerahkan alokasi bantuan dengan nilai total sebesar Rp.3,2 miliar lebih untuk…

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki musim kemarau panjang, Polres Blitar Polda Jatim tunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.…

Pemkab Madiun Sosialisasikan Aturan Pengangkatan Anak, Cegah Adopsi Anak Ilegal

Pemkab Madiun Sosialisasikan Aturan Pengangkatan Anak, Cegah Adopsi Anak Ilegal

Selasa, 01 Sep 2026 15:35 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:35 WIB

SURABABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti problem sosial sekaligus sebagai upaya mengantisipasi terjadinya praktik ilegal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Lewat Program ‘Kelurahan Bersinar’, Pemkot Madiun Perkuat Pencegahan Narkoba

Lewat Program ‘Kelurahan Bersinar’, Pemkot Madiun Perkuat Pencegahan Narkoba

Selasa, 01 Sep 2026 15:28 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti peredaran narkotika dinilai telah merambah hingga ke wilayah pinggiran, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memperkuat…

Darurat Kekeringan, BPBD Malang Mulai Distribusikan 824 Ribu Liter Air Bersih

Darurat Kekeringan, BPBD Malang Mulai Distribusikan 824 Ribu Liter Air Bersih

Selasa, 01 Sep 2026 15:19 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama masa tanggap darurat bencana kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla), Badan Penanggulangan Bencana Daerah…