Jangan Ditiru! Memproduksi Liquid Vape Mengandung Narkotika

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Apartemen di Medan, yang dijadikan pabrik vape liquid yang mengandung narkotika. Dari Pabrik vape liquid itu, dua pelaku telah diamankan.
Apartemen di Medan, yang dijadikan pabrik vape liquid yang mengandung narkotika. Dari Pabrik vape liquid itu, dua pelaku telah diamankan.

i

Kreativitas Kelola Apartemen Hasilkan Rp 1,5 Miliar/hari

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Medan - Polisi membongkar pabrik liquid vape mengandung narkotika di sebuah apartemen di Kota Medan, Sumatera Utara. Pabrik yang memproduksi 300 catridge setiap harinya itu mendapat untung sampai Rp 1,5 miliar per hari.

Modus baru ini disebut sebagai ancaman serius karena menyamarkan narkotika dalam bentuk produk legal. Aparat menyebut kasus ini sebagai yang pertama di Indonesia dengan pola penyebaran narkoba lewat liquid vape.

Produksi ini dibuat di sebuah apartemen mewah di kawasan Kesawan, Medan Barat, Kota Medan. Sejak Senin, apartemen ini jadi sorotan karena menjadi tempat produksi liquid vape mengandung narkotika. Dari dapur rumahan ini, dua residivis meraup omset miliaran rupiah hanya dalam hitungan pekan.

"Pabrik ini telah memproduksi ribuan catridge yang akan diedarkan di Sumut dan sekitarnya, dengan potensi nilai edar mencapai Rp300 miliar," ungkap Kapolda Sumatera Utara Irjen Whisnu Hermawan Februanto, Senin malam (30/6).

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut menambahkan telah menemukan tiga ruangan dalam apartemen digunakan sebagai gudang, laboratorium dan tempat penyimpanan. Dalam ruangan itu, tersangka mencampur narkotika golongan I dengan pelarut umum dan mengemasnya ke dalam catridge bermerek palsu Ricchat Mille.

Satu catridge dijual dengan harga Rp5 juta dan ditargetkan untuk pasar Sumatra Utara dan daerah sekitarnya, baru di pulau Jawa. Total 3.000 catridge telah diproduksi hanya dalam dua bulan dengan omzet harian mencapai Rp1,5 miliar.

Kedua pelaku merupakan residivis kasus serupa yang kembali menjalankan bisnis haram dengan metode berbeda. Salah satu pelaku lebih dulu menyewa apartemen, lalu merekrut rekannya karena kewalahan memproduksi sendiri.

Awalnya, mereka gagal dalam delapan kali uji coba pencampuran zat narkotika dan pelarut. Mereka berhasil menciptakan formula stabil pada percobaan kesembilan dan mulai memproduksi dalam skala besar.

Produksi dilakukan setiap hari dengan metode manual namun tertata rapi seperti industri kecil. Seluruh aktivitas direkam melalui CCTV, termasuk pengemasan dan pembuatan hologram palsu pada catridge.

Polisi menangkap kedua pelaku saat hendak mengantar dua paket pesanan kepada pelanggan tetap. Dari penggerebekan, aparat menyita alat produksi, sisa bahan baku, mesin pengisi, dan berbagai kemasan yang sudah siap edar.

 

Samarkan Narkotika ke Produk Legal

Modus baru ini disebut sebagai ancaman serius karena menyamarkan narkotika dalam bentuk produk legal. Aparat menyebut kasus ini sebagai yang pertama di Indonesia dengan pola penyebaran narkoba lewat liquid vape.

"Satu paket cartridge dijual seharga Rp 5 juta. Dalam sehari, dua tersangka bisa memproduksi 300 cartridge dengan omzet harian mencapai Rp 1,5 miliar," tambah Dirresnarkoba Polda Sumut Kombes Jean Calvijn Simanjuntak.

Calvijn mengatakan sejauh ini sudah ada 3 ribu catridge yang dihasilkan pabrik tersebut. Barang haram itu sudah enam kali didistribusikan para pelaku.

"Produksi ini sudah berjalan enam bulan dan enam kali distribusi dilakukan," jelasnya.

Sementara, Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto mengatakan penggerebekan dilakukan usai petugas menerima informasi soal aktivitas ilegal di apartemen tersebut.

"Polda Sumut mengungkap sebuah pabrik vape liquid terbesar yang khususnya mengandung jenis narkotika golongan 1. Anggota kami menerima informasi dari masyarakat, dari informasi tersebut anggota bisa mendapat data sampai di sini," jelasnya.

 

 2.965 Cartridge Liquid Narkotika

"Diamankan dua orang tersangka," tambah Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Ferry Walintukan.

Ferry menyebutkan penggerebekan dilakukan pada Rabu (25/6). Dia belum memerinci identitas dan peran kedua pelaku tersebut.

Namun, menurut Ferry, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti, yakni 2.965 cartridge berisi liquid narkotika siap edar, 35 cartridge liquid yang belum dikemas, bahan mentah narkotika golongan I dan NPS, serta sejumlah barang bukti lainnya.

"Dari bahan baku yang tersisa, dapat membuat 57 cartridge berisi liquid narkotika," ujarnya. dan/ma/rmc

Berita Terbaru

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Isu yang sempat viral di media sosial serta dibumbui narasi sepihak mengenai adanya dugaan tekanan struktural maupun arogansi o…

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Peta pergerakan spiritual dan organisasi keagamaan di Kabupaten Sidoarjo memasuki babak baru. Jam'iyah Ahlit Thariqah a…

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…