Direktur RSUD dr Moh Anwar: Kami Terbuka Terima Kritik, Aspirasi dan Saran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Direktur RSUD dr Moh Anwar Sumenep, dr Erliyati saat menemui audiensi sejumlah jurnalis.
Direktur RSUD dr Moh Anwar Sumenep, dr Erliyati saat menemui audiensi sejumlah jurnalis.

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moh Anwar Sumenep, dr Erliyati menegaskan, bahwa pihaknya senantiasa membuka ruang audiensi dan diskusi bagi siapa pun masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi, kritik, maupun saran.

Komitmen itu ditegaskan, sebagai bentuk tanggung jawab rumah sakit selaku institusi layanan publik yang transparan dan komunikatif. Menurutnya, pihaknya tidak pernah melakukan pembatasan atau perlakuan berbeda terhadap siapa pun yang ingin berdialog dengan manajemen rumah sakit.

Namun, mereka tetap menekankan pentingnya mengikuti prosedur yang telah ditetapkan, demi menjamin kelancaran dan ketertiban dalam proses audiensi.

“Pada prinsipnya kami sangat terbuka. Siapapun, baik dari masyarakat umum, LSM, mahasiswa, komunitas, maupun media, bisa melakukan audiensi dengan kami. Tapi tentu saja harus tetap melalui prosedur yang berlaku. Kalau tidak ada surat, mohon maaf belum bisa kita temui, karena ini sudah prosedur," katanya.

Ia menjelaskan, bahwa prosedur yang dimaksud sangatlah sederhana. Cukup dengan mengirim surat resmi yang berisi maksud dan tujuan audiensi, serta daftar nama peserta yang akan hadir. Langkah itu, menurutnya, justru memudahkan rumah sakit untuk memberikan respon yang tepat dan terarah.

“Surat resmi itu penting agar kami bisa mempersiapkan bahan dan menghadirkan pejabat yang sesuai. Bukan untuk mempersulit, justru untuk membuat diskusi berjalan efektif dan terarah,” jelas Erfin.

Erfin juga menambahkan bahwa Direktur RSUD dr Moh Anwar, dr Erliyati, selalu menekankan pentingnya sikap terbuka terhadap masyarakat. Menurutnya, keterlibatan publik merupakan bagian dari upaya kolektif meningkatkan mutu layanan rumah sakit.

RSUD dr Moh Anwar Sumenep kembali menekankan bahwa, masyarakat tidak perlu ragu untuk menyampaikan aspirasi, kritik, atau masukan demi perbaikan layanan. Namun, rumah sakit juga mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga ketertiban, serta mengikuti mekanisme resmi agar dialog yang terbangun lebih sehat dan solutif.

Sebab, sejauh ini, lanjut Erfin, RSUD dr Moh Anwar telah beberapa kali menerima audiensi dari berbagai pihak dan semuanya berlangsung lancar. Rumah sakit juga siap membuka ruang diskusi kapan pun dibutuhkan, asalkan sesuai prosedur.

“Bu Direktur selalu menyampaikan bahwa rumah sakit ini adalah milik bersama. Jadi sudah sepatutnya kami mendengarkan suara masyarakat. Tapi tentu semua tetap perlu jalur dan etika komunikasi yang baik,” imbuhnya.

Hal tersebut, rupanya diamini oleh salah satu jurnalis di Kabupaten Sumenep, Rudi Hartono. Ia mengaku telah beberapa kali melakukan audiensi dan komunikasi langsung dengan pihak RSUD, serta selalu mendapat sambutan baik.

“Saya pribadi sudah pernah beberapa kali audiensi ke RSUD dr Moh Anwar, baik untuk klarifikasi maupun diskusi hal tertentu. Tidak pernah ada kendala. Selalu diterima dengan terbuka dan profesional,” ujar Rudi.

Dia mengatakan, prosedur yang diberlakukan rumah sakit, seperti permintaan surat resmi, justru membantu memperjelas arah diskusi dan memperkuat relasi komunikasi antar pihak. “Bagi saya itu bukan birokrasi yang memberatkan, tapi bentuk saling menghargai,” katanya.

Rudi juga menilai RSUD dr Moh Anwar sebagai salah satu institusi publik di Sumenep yang cukup responsif terhadap kebutuhan informasi dan komunikasi. “Asal kita datang dengan cara yang baik, saya yakin pihak rumah sakit juga akan merespons dengan baik,” tandasnya.Sm

Berita Terbaru

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…