Situbondo Resmi Dideklarasikan Sebagai Kabupaten UMKM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wamen UMKM Helvi Y. Moraza didampingi Bupati Situbondo Mas Rio saat meninjau sentra produksi rengginang di UD. Diana Indah. SP/Ist
Wamen UMKM Helvi Y. Moraza didampingi Bupati Situbondo Mas Rio saat meninjau sentra produksi rengginang di UD. Diana Indah. SP/Ist

i

SURABAYAPAGI.COM, Situbondo – Kabupaten Situbondo resmi dideklarasikan sebagai Kabupaten UMKM oleh Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia (Wamen UMKM RI), Helvi Y. Moraza

Deklarasi tersebut disahkan dengan ditandatanganinya prasasti Situbondo Kabupaten UMKM oleh Wamen UMKM RI, Helvi Y. Moraza di Pendopo Situbondo pad Jumat (4/7).

Selain meresmikan status baru Situbondo, Helvi juga berdialog langsung dengan para pelaku UMKM lokal. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari amanat Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menginstruksikan kementeriannya untuk menumbuhkan dan menaikkan kelas UMKM sebagai penopang pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kami diberikan tugas itu sehingga UMKM itu memang membuktikan dirinya, bahkan harus bisa ikut meningkatkan PDB," ujar Helvi kepada awak media. 

Ia juga menyoroti bahwa permasalahan klasik seperti permodalan dan akses pasar masih menjadi kendala utama UMKM, termasuk di Situbondo.

Helvi menekankan pentingnya kolaborasi multipihak sebagai solusi dari berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM. Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah, sektor perbankan, hingga jaringan pemasaran online dan offline harus bersinergi agar UMKM mampu tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

"Kami meramu ini dalam paket terpadu, yaitu kolaborasi semua pihak. Pemerintah daerah memiliki peran penting, terutama bagi kepala daerah yang wilayahnya masih memiliki tingkat kemiskinan ekstrem," ungkapnya.

Menurut Helvi, Situbondo memiliki keunggulan strategis karena memiliki lima sektor unggulan UMKM, yakni pertanian, perikanan, peternakan, pariwisata, dan ekonomi kreatif (ekraf). Kondisi ini membuat Situbondo lebih unggul dibanding daerah lain yang hanya memiliki satu atau dua sektor utama.

"Pak Bupati tadi menyampaikan bahwa di Situbondo memiliki lima sektor unggulan. Itu luar biasa, dan jelas membutuhkan kolaborasi agar potensi ini bisa benar-benar digarap maksimal, sebab tidak semua dari memiliki sektor unggulan sebanyak ini," kata Helvi.

Sementara itu, Bupati Situbondo Mas Rio menyampaikan keyakinannya bahwa pengembangan UMKM adalah kunci utama untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem di wilayahnya, yang saat ini masih di atas rata-rata nasional dan provinsi.

"UMKM bagi saya adalah juruselamat Kabupaten Situbondo. Yang sebelumnya biasa saja, sekarang harus naik kelas. Ini momentum besar untuk perubahan," kata Mas Rio dengan optimis.

Ia menyebutkan bahwa deklarasi Kabupaten UMKM bukan hanya seremoni, melainkan bagian dari strategi nyata untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan. 

Tag :

Berita Terbaru

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…