SURABAYAPAGI.COM, Situbondo – Kabupaten Situbondo resmi dideklarasikan sebagai Kabupaten UMKM oleh Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia (Wamen UMKM RI), Helvi Y. Moraza
Deklarasi tersebut disahkan dengan ditandatanganinya prasasti Situbondo Kabupaten UMKM oleh Wamen UMKM RI, Helvi Y. Moraza di Pendopo Situbondo pad Jumat (4/7).
Selain meresmikan status baru Situbondo, Helvi juga berdialog langsung dengan para pelaku UMKM lokal. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari amanat Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menginstruksikan kementeriannya untuk menumbuhkan dan menaikkan kelas UMKM sebagai penopang pertumbuhan ekonomi nasional.
"Kami diberikan tugas itu sehingga UMKM itu memang membuktikan dirinya, bahkan harus bisa ikut meningkatkan PDB," ujar Helvi kepada awak media.
Ia juga menyoroti bahwa permasalahan klasik seperti permodalan dan akses pasar masih menjadi kendala utama UMKM, termasuk di Situbondo.
Helvi menekankan pentingnya kolaborasi multipihak sebagai solusi dari berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM. Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah, sektor perbankan, hingga jaringan pemasaran online dan offline harus bersinergi agar UMKM mampu tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
"Kami meramu ini dalam paket terpadu, yaitu kolaborasi semua pihak. Pemerintah daerah memiliki peran penting, terutama bagi kepala daerah yang wilayahnya masih memiliki tingkat kemiskinan ekstrem," ungkapnya.
Menurut Helvi, Situbondo memiliki keunggulan strategis karena memiliki lima sektor unggulan UMKM, yakni pertanian, perikanan, peternakan, pariwisata, dan ekonomi kreatif (ekraf). Kondisi ini membuat Situbondo lebih unggul dibanding daerah lain yang hanya memiliki satu atau dua sektor utama.
"Pak Bupati tadi menyampaikan bahwa di Situbondo memiliki lima sektor unggulan. Itu luar biasa, dan jelas membutuhkan kolaborasi agar potensi ini bisa benar-benar digarap maksimal, sebab tidak semua dari memiliki sektor unggulan sebanyak ini," kata Helvi.
Sementara itu, Bupati Situbondo Mas Rio menyampaikan keyakinannya bahwa pengembangan UMKM adalah kunci utama untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem di wilayahnya, yang saat ini masih di atas rata-rata nasional dan provinsi.
"UMKM bagi saya adalah juruselamat Kabupaten Situbondo. Yang sebelumnya biasa saja, sekarang harus naik kelas. Ini momentum besar untuk perubahan," kata Mas Rio dengan optimis.
Ia menyebutkan bahwa deklarasi Kabupaten UMKM bukan hanya seremoni, melainkan bagian dari strategi nyata untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Editor : Moch Ilham