Lagi, Pejabat Pemkab Lamongan Diperiksa KPK, 15 Penyidik Dikerahkan Hingga 4 Hari Kedepan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Di ruangan aula Gajah Mada di lantai 7 Pemkab Lamongan ini KPK memeriksa sejumlah pejabat hingga 4 hari kedepan. SP/MUHAJIRIN
Di ruangan aula Gajah Mada di lantai 7 Pemkab Lamongan ini KPK memeriksa sejumlah pejabat hingga 4 hari kedepan. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Untuk yang kesekian kali, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kantor Pemkab Lamongan. Kali ini lembaga anti rasuah ini menyertakan 15 penyidik, untuk melakukan pemeriksaan sejumlah pejabat, dalam kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Pemkab Lantai 7, Senin (7/7/2025).

Seperti sebelum-sebelumnya, penyidik KPK untuk sampai di kantor Pemkab Lamongan  mengendarai 5 mobil Innova reborn. Sekitar pukul 08.30-09.00 WIB, mobil berwarna hitam tersebut sudah terparkir rapi di halaman Pemkab Lamongan.

Kabag Hukum Setda Kabupaten Lamongan, M Rois, membenarkan kedatangan lembaga anti rasuah tersebut. Namun dirinya masih belum bisa menjelaskan terkait tujuan kedatangannya. "Iya mas, pemeriksaan," kata Rois saat dikonfirmasi awak media, Senin (07/07/2025).

Dalam pemeriksaan kali ini, pihaknya hanya diminta untuk menyiapkan tempat dan pemeriksaan di aula Gajah Mada lantai 7, dan ada sekitar 15 orang. yang terdiri dari penyidik KPK. "Ada 15 orang. Tapi terkait apa, saya belum tahu, yang jelas kita hanya menyiapkan tempat saja dan kita tempatkan di Lantai 7," terusnya.

Sementara itu, informasi yang diterima surabayapagi.com, KPK akan melakukan pemeriksaan secara maraton selama 5 hari. Di hari pertama pada Senin (7/7/2025) ada sekitar 5 pejabat Pemkab yang diperiksa.

Ke 5 pejabat yang diperiksa di lantai 7 Kantor Pemkab, di antaranya,  Sigit Hari Mardani (Kasubbag Pembinaan & Advokasi Bagian PBJ Setda), Fitriasih (Kasubbag Administrasi Pengelolaan PBJ Setda), Joko Andriyanto (Kasi Ekonomi & Pembangunan Kecamatan Glagah), Arkan Dwi Lestari (Kasi Bina Konstruksi Dinas Perkim & Cipta Karya), Rahman Yulianto (Staf Sub‑Bagian Pembinaan Advokasi ULP).

Hingga pukul 17.45 WIB, penyidikan KPK masih belum turun dari lantai 7. Sejumlah gojek tengah keluar masuk membawa makanan dan minuman, yang diduga untuk penyidik KPK.

Sekedar diketahui, pada 13-14 September 2023 melakukan penggeledahan di kantor -kantor Pemkab. Bahkan rumah dinas Bupati Yuhronur Efendi juga digeledah oleh KPK. Dalam penggeledahan di kantor Pemkab tersebut penyidik KPK keluar sekitar pukul 19.30 WIB. Saat keluar terlihat mereka membawa beberapa koper dan kardus, yang diduga adalah sejumlah dokumen yang ada kaitannya dengan bidikan yang tengah di Lidik oleh lembaga Superbody ini.

Sehari sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (Perkim) Lamongan. Penggeledahan kantor di Jalan Ki Sarmidi Mangunsarkoro, Lamongan berlangsung selama beberapa jam, pada Rabu (13/9/2023), rumah dinas bupati Yuhronur Efendi, rumah domisili eks Kadis Perkim dan kantor pihak swasta dan kantor lantai 7.

Atas dasar penggeledahan itulah, KPK pada Jumat (15/9/2023) mengumumkan dimulainya proses penyidikan dugaan korupsi pembangunan gedung kantor Pemerintah Kabupaten Lamongan tahun anggaran 2017-2019.

Meski demikian saat itu, KPK belum membeberkan identitas para tersangka. Hal itu akan diumumkan setelah dilakukan upaya paksa penangkapan atau penahanan terhadap tersangka. jir

Berita Terbaru

Eksepsi Gus Atho' dkk Ditolak, Sidang Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Lanjut ke Tahap Pembuktian

Eksepsi Gus Atho' dkk Ditolak, Sidang Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Lanjut ke Tahap Pembuktian

Kamis, 23 Apr 2026 16:33 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 16:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya menolak nota keberatan (eksepsi) yang diajukan oleh tiga terdakwa d…

Dua Pelaku Curanmor di 11 TKP Berhasil Dibekuk Satuan Reserse Polres Blitar Kota

Dua Pelaku Curanmor di 11 TKP Berhasil Dibekuk Satuan Reserse Polres Blitar Kota

Kamis, 23 Apr 2026 15:33 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dua pelaku curanmor di Wilkum Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil di bekuk Sat.Reskrim Polres Blitar Kota, dua pelaku VA…

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui program rehabilitasi sosial di UPT Bina Laras, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Sosial (Dinsos)…

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti harga minyak goreng yang mengalami kenaikan rata di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Madiun, Jawa…

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar gerakan percepatan tanam serempak di Lingkungan Keboan, Kelurahan Gunung Gedangan. Kegiatan…

Ibu-ibu Jadi Garda Depan, Pemkot Mojokerto Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

Ibu-ibu Jadi Garda Depan, Pemkot Mojokerto Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

Kamis, 23 Apr 2026 14:40 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggencarkan gerakan tanam cabai di tingkat rumah tangga dengan melibatkan ibu-ibu sebagai garda…