SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Tahapan pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya hampir mencapai garis akhir. Kloter 97 yang menjadi kloter terakhir dijadwalkan tiba di Asrama Haji Sukolilo pada Jumat sore, 11 Juli 2025.
Hingga Senin (7/7) sore, tercatat sebanyak 85 kelompok terbang (kloter) atau 32.230 jemaah telah kembali dan menginjakkan kaki di tanah air melalui Debarkasi Surabaya. Jumlah itu mencakup 88 persen dari total 36.815 jemaah yang diberangkatkan pada musim haji tahun ini.
Sekretaris PPIH Debarkasi Surabaya, Muh. Asadul Anam, mengimbau agar para keluarga jemaah tidak melakukan penjemputan secara langsung di asrama haji, mengingat waktu pemulangan tinggal menyisakan beberapa hari saja.
"Waktu pemulangan tinggal 4 hari lagi, kami harap keluarga para jemaah tetap bersabar di kampung halaman menunggu kedatangan keluarga tanpa datang ke asrama haji," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan bahwa salah satu jemaah dari kloter 83, Tristy Erlinawati, masih belum bisa dipulangkan. Tristy diketahui melahirkan bayi secara prematur saat berada di Makkah dan kini masih menjalani perawatan medis. Sang suami, Fachrizal Rachmad, tetap mendampingi selama proses pemulihan di Arab Saudi.
Selain itu, PPIH Debarkasi Surabaya juga mencatat adanya 103 jemaah yang wafat selama masa operasional haji 2025. Rinciannya sebagai berikut:
- 4 jemaah wafat saat masih berada di Embarkasi Surabaya,
- 5 jemaah meninggal dunia di dalam pesawat (2 saat berangkat, 3 saat pulang),
- 90 jemaah wafat di Tanah Suci,
- 4 jemaah lainnya meninggal setelah tiba di Debarkasi.
Dengan sisa waktu yang singkat, petugas terus mengintensifkan layanan pemulangan jemaah yang tersisa agar seluruh proses dapat berjalan lancar dan aman hingga akhir. ad
Editor : Desy Ayu