SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Musim haji 2025 menyisakan duka mendalam bagi keluarga jemaah haji Debarkasi Surabaya. Hingga Senin (7/7), tercatat sebanyak 103 jemaah wafat dalam seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini.
Sekretaris PPIH Debarkasi Surabaya, Muh. Asadul Anam, menyampaikan bahwa mayoritas jemaah wafat saat berada di Arab Saudi.
“Total ada 103 jemaah wafat dengan rincian: 4 jemaah wafat di embarkasi, 5 di pesawat – dua saat berangkat dan tiga saat pemulangan, 90 wafat di Arab Saudi, dan 4 lainnya meninggal saat proses debarkasi,” ungkapnya.
Jumlah tersebut menjadi pengingat betapa ibadah haji merupakan perjalanan fisik dan spiritual yang sangat menguras tenaga, terutama bagi jemaah usia lanjut dan yang memiliki riwayat penyakit bawaan.
Meski telah dilakukan berbagai upaya mitigasi oleh petugas kesehatan haji, termasuk skrining ketat sebelum keberangkatan dan pendampingan intensif di Tanah Suci, angka kematian jemaah tetap cukup tinggi.
Di sisi lain, satu jemaah dari kloter 83, Tristy Erlinawati, belum dapat dipulangkan ke Tanah Air. Ia diketahui melahirkan bayi prematur di Makkah dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit bersama suaminya, Fachrizal Rachmad, yang setia mendampingi.
Proses pemulangan jemaah Debarkasi Surabaya sendiri kini memasuki masa akhir. Dari total 36.815 jemaah, sudah 32.230 yang kembali ke Indonesia atau sekitar 88 persen. ad
Editor : Desy Ayu