Dinkes Sumenep Targetkan 10 Persen Penurunan Angka Stunting 2025

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua TP PKK Sumenep Nia Kurnia Fauzi (kiri) menemui anak tengkes di Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep. SP/ SMP
Ketua TP PKK Sumenep Nia Kurnia Fauzi (kiri) menemui anak tengkes di Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dalam rangka menurunkan angka kasus stunting, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-P2KB) Kabupaten Sumenep menggunakan dua pendekatan dalam upaya menurunkan kasus stunting, yakni pendekatan intervensi spesifik dan pendekatan intervensi sensitif.

Pendekatan intervensi spesifik dilakukan dengan cara menyasar langsung ibu hamil, balita, dan remaja putri. Cara yang dilakukan dengan memberikan makanan tambahan, imunisasi, dan tablet tambah darah.

"Sedangkan pendekatan intervensi sensitif, yakni model pendekatan yang dilakukan Dinkes terkait dengan sektor pendukung, seperti sanitasi, air bersih, dan pola asuh yang baik dan benar menurut kesehatan dalam keluarga,” ujar Kepala Dinkes P2KB Sumenep Ellya Fardasah, Rabu (09/07/2025).

Pihaknya berkomitmen akan menurunkan kasus angka stunting tersebut yang ditargetkan sebesar 10 persen berdasarkan berbagai upaya dan pendekatan yang dilakukan, berikut pola kemitraan yang lakukan dengan institusi lain di Kabupaten Sumenep yang telah dicanangkan.

Ellya menuturkan, upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Sumenep sebenarnya sudah dilakukan sejak 2021. Hasilnya, pada 2022 angka stunting di kabupaten paling timur di Pulau Madura ini turun sebesar 21,6 persen.

Sebab, dengan adanya Ellya kegiatan yang sederhana dan bisa langsung dilakukan adalah program pembangunan jamban sehat. Sebab, sangat berpengaruh terhadap pencegahan infeksi penyebab stunting.

Sementara itu, setahun kemudian, yakni pada 2023 angka stunting turun menjadi 16,7 persen dan pada 2024 turun sebesar 14 persen. "Pada 2025 kami menargetkan penurunan angka stunting sebesar 10 persen dan kami yakin, target ini bisa tercapai dengan alasan dan upaya yang telah dan sedang kami lakukan," katanya. sm-01/dsy

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…