Percepat Penurunan Kasus Stunting, Pemkab Madiun Targetkan di Bawah 5 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Ketua TP PKK Kabupaten Madiun Erni Hari Wuryanto menyalurkan paket pemberian makanan tambahan bergizi dari Pemprov Jatim untuk balita stunting. SP/ MDN
Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Ketua TP PKK Kabupaten Madiun Erni Hari Wuryanto menyalurkan paket pemberian makanan tambahan bergizi dari Pemprov Jatim untuk balita stunting. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melihat angka stunting yang merupakan salah satu kasus serius yang harus ditangani, oleh karenanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, menggenjot percepatan penurunan stunting anak di wilayah setempat untuk mencapai target di bawah lima persen.

Pasalnya, kasus stunting harus mendapatkan penanganan serius karena anak-anak adalah investasi masa depan. Meskipun angka stunting di Kabupaten Madiun berhasil turun, namun perlu penanganan serius.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun Heri Setyana, mengungkap jika masalah stunting ini harus diselesaikan secara kolaboratif. Sesuai data jumlah balita stunting di Kabupaten Madiun mencapai 1.726 balita atau 5,28 persen. Angka itu jauh dari prevalensi stunting secara nasional 19,8 persen.

Meski demikian, Pemkab Madiun bersama pihak terkait terus berupaya untuk mencapai target yang telah ditetapkan lima persen. Hal itu tak luput dari berbagai upaya yang terus dilakukan Pemkab Madiun untuk mendorong percepatan penurunan stunting di wilayah itu

"Alhamdulillah, posisi saat ini stunting Kabupaten Madiun berada pada angka 5,28 persen. Itu hasil bulan timbang Oktober dengan kehadiran di atas 95 persen," katanya, Senin (15/12/2025).

Diantaranya, penyediaan tim pendampingan masyarakat, penimbangan serentak enam bulan sekali, pemanfaatan alat antropometri berstandar di seluruh posyandu, pemberian makanan tambahan bergizi berbasis pangan lokal, intervensi gizi pada remaja putri melalui tablet tambah darah, edukasi dan pendampingan calon pengantin, serta banyak lainnya.

Sehingga, pihaknya berharap dengan adanya berbagai upaya-upaya tersebut diharapkan kasus stunting anak di Kabupaten Madiun terus turun sesuai yang dicanangkan pemerintah pusat guna mewujudkan Indonesia Emas bebas stunting. md-01/dsy

Berita Terbaru

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Nama Fu Liwen menjadi salah satu dari 41 warga negara asing (WNA) yang didakwa dalam perkara dugaan sindikat penipuan daring atau s…

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Tidak hanya menawarkan suasana pedesaan dan panorama pegunungan, kawasan Desa Wisata Pandanrejo di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu juga…

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto kembali melaksanakan Profiling ASN melalui Program ProASN sebagai bagian dari tahapan penerapan ma…

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperluas akses pendidikan tinggi dan memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu,…

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui penangkaran di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sumber Abadi Desa Rawan Kecamatan Krejengan, Dinas Pertanian (Diperta)…

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena pasokan cabai rawit yang seret dan kualitas cabai yang banyak rusak, membuat sejumlah pedagang di Kabupaten…