Semester Pertama Berlalu, Serapan APBD Kabupaten Madiun Masih Seret

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala BPKAD Kabupaten Madiun, Suntoko.
Kepala BPKAD Kabupaten Madiun, Suntoko.

i

SURABAYA PAGI, Madiun – Hingga awal Juli 2025, serapan belanja APBD Kabupaten Madiun masih jauh dari ideal. Meski semester pertama tahun anggaran telah berakhir, realisasi belanja daerah baru menyentuh angka 42,07 persen. Kondisi ini memunculkan pertanyaan soal efektivitas perencanaan dan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengelola anggaran publik.

Data dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun menunjukkan bahwa sisi pendapatan daerah telah mencapai 49,47 persen, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 41,30 persen dan dana transfer sebesar 52,50 persen. Namun, laju realisasi belanja berjalan lebih lambat dari yang diharapkan.

“Memang masih di bawah 50 persen. Realisasi belanja baru 42,07 persen per 4 Juli,” ungkap Kepala BPKAD Kabupaten Madiun, Suntoko, saat ditemui wartawan, baru-baru ini.

Ia menjelaskan, rendahnya serapan anggaran salah satunya dipicu oleh proses efisiensi dan pergeseran anggaran yang menyebabkan tertundanya sejumlah kegiatan. Proses penyesuaian anggaran baru bisa dilakukan melalui perubahan penjabaran APBD dan Peraturan Bupati.

“Setelah pergeseran dan penyesuaian dilakukan, OPD baru mulai mengoptimalkan realisasi,” jelasnya.

Namun demikian, tidak semua OPD menunjukkan kinerja serapan yang positif. Beberapa unit kerja bahkan masih berada di bawah angka 20 persen, seperti Bagian Hukum, Bagian Barang dan Jasa (Barjas), Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), Dinas PUPR, dan Kelurahan Bangunsari.

“Sebagian kegiatan memang direncanakan untuk semester kedua. Jadi serapan rendah bukan semata karena kinerja buruk,” terang Suntoko.

Meski begitu, publik tentu berharap proses penyerapan anggaran berjalan lebih tepat waktu agar tidak menumpuk di akhir tahun, apalagi berkaitan dengan program-program pelayanan publik.

Menanggapi hal ini, Bupati Madiun disebut telah memberi atensi khusus. Dalam rapat pimpinan, ia meminta OPD dengan capaian rendah segera melakukan langkah percepatan.

“Pak Bupati sudah menekankan percepatan serapan, terutama bagi OPD yang realisasinya masih jauh dari target,” ujarnya.

Ironisnya, meskipun serapan belanja tergolong rendah, Kabupaten Madiun justru masih berada di posisi teratas dalam realisasi APBD se-Jawa Timur hingga awal Juni 2025. Kondisi ini sekaligus menunjukkan bahwa persoalan rendahnya serapan bukan hanya terjadi di Madiun, namun juga di banyak daerah lainnya.

“Ya, meski masih di bawah 50 persen, kita masih termasuk yang tertinggi di Jawa Timur,” pungkas Suntoko.man

Berita Terbaru

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

Minggu, 26 Apr 2026 15:45 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi p…

Proyek Giant Sea Wall Jatim Dipercepat, Khofifah Tegaskan Urgensi Tanggul Laut Hadapi Risiko Pesisir

Proyek Giant Sea Wall Jatim Dipercepat, Khofifah Tegaskan Urgensi Tanggul Laut Hadapi Risiko Pesisir

Minggu, 26 Apr 2026 15:43 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung percepatan pembangunan …

Antusiasme Pengunjung Picu Lonjakan Penjualan UMKM di Ajang Domino Surabaya

Antusiasme Pengunjung Picu Lonjakan Penjualan UMKM di Ajang Domino Surabaya

Minggu, 26 Apr 2026 15:42 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – HGI City Cup 2026 Surabaya Fest tidak hanya menghadirkan kompetisi domino, tetapi juga memberi dampak signifikan terhadap pelaku usaha …

Jelang Kejurprov 2026, IPSI Surabaya Genjot Latihan dan Pertahankan Tradisi Juara

Jelang Kejurprov 2026, IPSI Surabaya Genjot Latihan dan Pertahankan Tradisi Juara

Minggu, 26 Apr 2026 15:41 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pencak silat yang a…

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…