Komitmen Sunan Drajat Pada Program Presiden, 4 Kopdes Binaannya Telah beroperasi, Lainnya Menyusul

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kopdes binaan Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat di wilayah Rengel Tuban telah beroperasi dan berjalan dengan baik. SP/MUHAJIRIN
Kopdes binaan Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat di wilayah Rengel Tuban telah beroperasi dan berjalan dengan baik. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Empat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang bekerja sama dengan Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat, Paciran Lamongan hingga saat ini masih berjalan cukup baik. Langkah ini sebagai komitmen mendukung program Presiden Prabowo Subianto mewujudkan kedaulatan pangan dan ekonomi kerakyatan.

Keempat Kopdes tersebut berada di Baureno Bojonegoro, Balongpanggang Gresik, Karangagung Palang dan Rengel Tuban, yang selama ini menjadi basis pertanian dan komunitas pesantren. Masing-masing Kopdes kini aktif dalam rantai distribusi bahan pangan, hasil pertanian lokal, serta penyaluran barang kebutuhan pokok masyarakat.

Direktur Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat, Gus Anas Alhifni, menyatakan bahwa pengoperasian Kopdes ini adalah bagian dari roadmap besar pemberdayaan ekonomi pesantren dan desa berbasis komoditas lokal.

“Empat Kopdes ini bukan hanya koperasi formal, tapi agen perubahan di tingkat desa. Mereka kami bentuk sebagai mitra Perkom dalam menyerap, mengolah, dan mendistribusikan hasil petani. Ini inline dengan visi Presiden Prabowo untuk mewujudkan ketahanan pangan dari akar rumput,” jelasnya.

Kopdes diproyeksikan menjadi simpul distribusi yang tak hanya berorientasi pasar, tapi juga berperan sebagai edukator ekonomi umat. Perkom juga menggandeng lembaga keuangan syariah dan pelatihan wirausaha untuk memperkuat kapasitas Kopdes dan para pelakunya.

Program Kopdes ini juga kata Gus Anas, adalah bagian dari semangat membangun dari desa, dari pesantren, dari komunitas santri. "Apa yang kami lakukan ini sejalan dengan semangat Presiden Prabowo, yang ingin melihat ekonomi Indonesia berdiri di atas kaki sendiri, dengan petani dan santri sebagai pilar utamanya,” terangnya.

Selain distribusi pangan, ke depan Kopdes juga akan mengembangkan unit usaha baru seperti penggilingan padi, pengolahan hasil tani, hingga koperasi retail dan warung santri.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pesantren bukan hanya pusat pendidikan, tetapi juga motor penggerak ekonomi kerakyatan yang langsung bersentuhan dengan kehidupan rakyat bawah.

Semua itu dilakukan Perkom PPSD, dalam melakukan support penuh Kopdes, sebagai wujud komitmen dan dukungan kepada presiden Prabowo Subianto dengan program menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis desa ini. "Kerjasama kami dengan Kopdes sebagai wujud dukungan Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat kepada program Presiden Pak Prabowo Subianto," ujarnya.

Kerjasama dengan Kopdes  ini tambah Gus Anas, tidak akan berhenti di sini saja, ada beberapa titik lokasi akan segera diresmikan, di wilayah seperti di Mojokerto, Bojonegoro, Lamongan, Tuban dan lainnya.

"Kami akan terus berlanjut bekerjasama dengan Kopdes di beberapa titik berikutnya yang memiliki komitmen dengan perekonomian Sunan Drajat," ungkapnya. jir

Berita Terbaru

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Oleh Deni Wicaksono Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur…

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI, Sumenep - SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemuda Karang Taruna Laskar Obor menggelar pelatihan daur ulang sampah non-B3 bagi…

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…