Polemik Siswa Dicoret dari SMPN 2 Dagangan, Dindik Kabupaten Madiun Akui Ada Keteledoran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYA PAGI, Madiun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Madiun akhirnya angkat suara terkait polemik seorang siswa yang sempat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 2 Dagangan, namun kemudian dinyatakan tidak terdaftar secara resmi dalam sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Sekretaris Dispendikbud Kabupaten Madiun, Moch. Hasan, menjelaskan bahwa pihaknya telah menggelar pertemuan klarifikasi dengan sejumlah sekolah terkait pada Kamis (24/7/2025).

Pertemuan itu melibatkan kepala sekolah dari empat lembaga, yakni SMPN 2 Dagangan, SMPN 1 Dagangan, SMP Terpadu Al Kautsar, dan SMP PGRI 2 Dagangan. Tujuannya adalah menelusuri akar permasalahan yang memicu keresahan publik.

Hasil klarifikasi menunjukkan bahwa pendaftaran siswa dilakukan secara kolektif oleh pihak SD asal. Namun, dokumen penting seperti Kartu Keluarga (KK) tidak sempat diunggah ke sistem PPDB online karena dibawa pulang oleh orang tua siswa sebelum proses input selesai. Akibatnya, data siswa tidak masuk ke dalam sistem resmi.

Meski belum terdaftar secara sistemik, pihak SMPN 2 Dagangan tetap mengizinkan siswa tersebut mengikuti pra-MPLS hingga MPLS selesai, karena menyangka yang bersangkutan telah resmi diterima.

“Kesalahan ini baru diketahui saat pembagian kelas di hari kelima. Saat itu, pihak sekolah langsung mengarahkan siswa untuk mencari sekolah alternatif,” jelas Hasan.

Menyikapi dampak dari kelalaian ini, Dispendikbud segera melakukan koordinasi dengan Camat Dagangan, Kepala Desa Ngranget, serta mengunjungi langsung rumah orang tua siswa.

Dari hasil pertemuan tersebut, dicapai sejumlah kesepakatan:

1. Orang tua siswa menerima penjelasan dengan lapang dada dan menyetujui anaknya melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Dagangan.

2. Dispendikbud akan mengevaluasi menyeluruh mekanisme PPDB, termasuk memperkuat koordinasi antara operator SD dan SMP.


3. SMPN 2 Dagangan diminta melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari proses penerimaan siswa baru hingga pelaksanaan MPLS, agar kejadian serupa tidak terulang.

Hasan menegaskan, hak anak atas pendidikan tidak boleh dirugikan karena kesalahan teknis. Dispendikbud juga berkomitmen memperbaiki sistem PPDB, meningkatkan pengawasan, dan memastikan proses penerimaan ke depan berlangsung lebih tertib, transparan, dan akurat. (man)

Berita Terbaru

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kamis (8/10/2026). Kali i…

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka perbaikan ruas jalan Rowokangkung-Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…