Komisi D Desak Kemenhub Koordinasi Dishub Jatim dan Kepolisian, Imbas Tutup Total Gumitir

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Penutupan total Jalur Gunung Gumitir sejak 24 Juli 2025 yang menjadi akses nasional penghubung antara Kabupaten Jember dan Banyuwangi menuai sorotan tajam dari Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur. Terlebih baru-baru ini terjadi kecelakaan kendaraan dengan muatan logistik di jalur Ijen yang notabene dijadikan jalur alternatif pengalihan sementara akibat penutupan Gumitir.

Ketua Komisi D DPRD Jatim Abdul Halim menilai penutupan jalur strategis tersebut menyebabkan kemacetan parah dan membingungkan masyarakat pengguna jalan karena kurangnya informasi yang jelas dan menyeluruh kepada para pengguna jalan dan penduduk sekitar.


“Karena itu adalah akses jalan nasional, maka saya menghimbau agar ada langkah taktis dari Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan Jember, Dinas Perhubungan Jawa Timur, hingga pihak kepolisian dalam rangka mengurai kemacetan akibat penutupan jalur Gumitir ini,” tegas Abdul Halim dalam keterangannya, Sabtu (26/7/2025).

Menurut Halim, kemacetan panjang yang terjadi belakangan ini bisa dianggap sebagai bukti lemahnya koordinasi dan kurangnya pemberitahuan kepada masyarakat bahwa akan ada kegiatan atau pengerjaan yang berdampak pada penutupan jalan tersebut. Ia menyebutkan bahwa penutupan jalur strategis seperti ini seharusnya disertai dengan sistem informasi yang terbuka dan terintegrasi untuk publik.

“Jika melihat kondisi kemacetan parah ini, bisa dianggap bahwa kurangnya pemberitahuan kepada masyarakat pengguna jalan jadi penyebab utamanya. Makanya perlu kejelasan dan kepastian informasi, supaya menjadi pertimbangan bagi pengguna jalan dan tentu saja menyangkut keselamatan mereka juga,” lanjut Halim.

Politisi asal Bangkalan Madura ini menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam mengelola dampak penutupan jalan nasional tersebut. Ia mendorong agar pemerintah segera memberikan opsi jalur alternatif yang aman dan layak serta memperkuat sistem komunikasi publik terkait rekayasa lalu lintas yang dilakukan. “Itu memang repot, sebab jalan alternatif yang terdekat lewat Ijen (Bondowoso-Banyuwangi) juga mengalami kerusakan sehingga tidak bisa dilalui, saya dapat info baru saja terjadi kecelakaan mobil box terguling di Jalur Ijen,” ungkap Abdul Halim serius. 

Sedangkan kalau kemudian lewat jalur Situbondo- Banyuwangi itu juga sangat jauh jaraknya. Ditambah lagi antrian dari kapal penyeberangan pelabuhan Ketapang menuju ke Bali yang kini dibatasi imbas kecelakaan KMP Tunu beberapa waktu lalu. Sehingga antrian menuju pelabuhan Ketapang ini juga diantisipasi seluruh pihak terkait mencoba mencari solusi atas kemacetan yang terjadi.

“Saya kira harus dipastikan dengan cepat oleh pihak yang bertanggung jawab, yang melalukan perbaikan jalan gunung Gumitir agar segera disosialisasikan kepada seluruh pengguna jalan,” pinta politisi Partai Gerindra ini..

Terutama kendaraan angkutan logistik sebab jalur yang menuju ke Banyuwangi ke Bali ini adalah kendaraan logistik antar pulau. “Jika itu sudah diketahui, bisa diambil perkiraan apa yang akan dilakukan cara lain yang tidak menimbulkan kerugian apabila kendaraan itu mengangkut barang yang tidak tahan lama,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Penutupan Jalur Gumitir sendiri disebut dilakukan dalam rangka pengerjaan perbaikan dan pengamanan lereng untuk mengantisipasi longsor. Namun hingga kini belum ada kepastian waktu pembukaan kembali jalan tersebut, sehingga masyarakat yang hendak bepergian antar wilayah Jember-Banyuwangi harus menempuh rute yang lebih jauh dan memakan waktu. Muncul informasi perbaikan jalur Gumitir itu akan dilangsungkan sampai 24 September 2025. 

Sementara itu, PPK Wilayah 1.4 (Jember Banyuwangi) Balai Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur - Bali, Satiya Wardhana mengungkapkan butuh waktu lama untuk memperbaiki ruas Jalan Gumitir. “Medannya sulit untuk menata dua alat berat, apalagi jalan aspalnya miring dan ada retakan sehingga perlu kehati-hatian dan waktu yang cukup lama,” ujar Satiya. rko 

Berita Terbaru

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Event HGI City Cup 2026 Surabaya Fest dipastikan berlangsung meriah dengan menghadirkan hiburan musik dan rangkaian turnamen domino y…

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Aparat Satreskrim Polres Gresik berhasil menangkap pelaku pembacokan yang terjadi di wilayah Menganti, Gresik. Setelah sempat m…

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa B…

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Airlangga (UNAIR) bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Asia-Europe Foundation menggelar peringatan ASEM D…

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pendampingan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menghadapi persoalan hukum, t…