Wali Kota Surabaya Beri Solusi Alternatif Soal Penolakan Trans Jatim Masuk Joyoboyo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa integrasi moda transportasi merupakan solusi terbaik ketimbang menghadirkan alternatif transportasi baru di rute yang sama. Hal ini disampaikan sebagai respons terhadap wacana pengoperasian Trans Jatim ke dalam kota, khususnya menjangkau Terminal Joyoboyo.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tetap membuka ruang koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai pengelola Trans Jatim, namun dengan tetap mengedepankan prinsip integrasi tanpa mematikan moda transportasi yang sudah ada.

"Yang pasti, kami akan koordinasikan dengan Pemprov Jawa Timur. Terpenting, tidak mungkin yang lewat [di rute itu] tidak berfungsi," tegas Eri Cahyadi saat dikonfirmasi, Sabtu (27/7/2025).

Saat ini, rute menuju Terminal Joyoboyo telah dilayani oleh Suroboyo Bus sebagai angkutan utama, serta Wira Wiri sebagai feeder. Selain itu, angkutan lyn juga masih aktif menjangkau rute yang lebih luas. Kehadiran Trans Jatim di rute yang sama dikhawatirkan menimbulkan tumpang tindih dan mematikan transportasi eksisting.

"Untuk mengintegrasikan transportasi, jangan pernah mematikan yang sudah ada. Jadi, tidak mungkin ketika ada trayek yang sudah lewat di sana, tiba-tiba dimasukkan angkutan umum baru," ungkap Cak Eri, sapaan akrab Wali Kota.

Sebagai gantinya, Pemkot Surabaya menyiapkan beberapa skema solusi, salah satunya dengan menerima limpahan penumpang Trans Jatim dari rute Purabaya–Mojokerto dan Purabaya–Bangkalan. Penumpang dari Trans Jatim nantinya akan dilayani moda transportasi dalam kota seperti Wira Wiri atau Suroboyo Bus.

"[Penumpang] Trans Jatim nanti akan turun di mana, kemudian akan diambil oleh Wira Wiri untuk ke mana, nanti akan kami koordinasikan," jelas mantan Kepala Bappeko Surabaya itu.

Tak hanya itu, Pemkot juga mengusulkan penerapan tarif tunggal dengan sistem bagi hasil. "Nanti bisa dihitung, misalnya dari harga Rp2.000, sampai mana sih? Bisa dimulai dari Rp100-nya. Kami akan koordinasikan lebih lanjut dengan Dishub Provinsi," katanya.

Jika tercapai kesepakatan, bukan tidak mungkin ke depan diterapkan tiket terusan. Skema ini memungkinkan penumpang cukup membayar satu kali meskipun berganti moda transportasi dalam durasi tertentu.

"Bisa jadi tiket terusan begitu. Yang pasti, tidak menghilangkan bagaimana ini bisa terintegrasi," ujarnya.

Bagi Cak Eri, prinsip integrasi adalah kunci utama dalam membangun sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan. "Buat saya, integrasi itu bagus. Sehingga, penumpang nggak bingung. Yang penting, penumpang ditampung oleh transportasi yang mana," pungkasnya. Ad

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…