Surabaya Darurat Sampah, Sampah Liar Numpuk di Tepi Jalan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nampak Tumpukan Sampah di Tepi Jalan Sukolilo Surabaya. SP/ Achmad Adi
Nampak Tumpukan Sampah di Tepi Jalan Sukolilo Surabaya. SP/ Achmad Adi

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Kondisi kebersihan Kota Surabaya kian hari kian mengkhawatirkan. Tumpukan sampah tak lagi hanya menghiasi Tempat Penampungan Sementara (TPS), tetapi juga menyebar ke median jalan, trotoar, hingga lorong-lorong permukiman. Kota yang dulu dikenal bersih kini mulai tercoreng citranya akibat ulah segelintir warga yang membuang sampah sembarangan.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya menyebutkan, dua unit truk dikerahkan setiap hari hanya untuk mengangkut sampah dari titik-titik pembuangan liar. Padahal, fasilitas TPS telah tersedia di berbagai kawasan seperti Barata Jaya, Pandegiling, hingga area belakang Pasar Pakis.

“Sudah sering kami lakukan patroli dan penindakan, tapi pelaku tetap saja tak jera. Bahkan dengan CCTV sekalipun, masih saja ada yang nekat buang sampah sembarangan,” ungkap Kepala DLH Surabaya dengan nada prihatin, Selasa (30/7/2025).

Fenomena ini tak hanya menciptakan pemandangan yang tidak sedap, tapi juga menimbulkan dampak kesehatan dan pencemaran lingkungan. Sampah-sampah yang menumpuk di ruang terbuka mempercepat timbulnya bau busuk dan mengundang hama penyakit.

DLH menegaskan bahwa pelanggaran terhadap ketentuan pembuangan sampah bisa dikenai sanksi tegas. Denda administratif diterapkan mulai dari Rp75 ribu hingga Rp50 juta, tergantung dari tingkat dan frekuensi pelanggaran yang dilakukan oleh warga.

Sayangnya, efek jera dari sanksi tersebut belum sepenuhnya dirasakan. Bahkan beberapa pelaku yang pernah ditindak tetap mengulangi perbuatannya. Hal ini memperlihatkan lemahnya kesadaran lingkungan sebagian masyarakat kota.

Lebih memprihatinkan lagi, sejumlah titik yang sebelumnya bersih dan tertata kini berubah menjadi tumpukan sampah liar. Keadaan ini mencoreng wajah kota yang tengah berbenah menjadi kota modern dan berkelanjutan.

DLH pun kembali mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif. Perubahan tidak cukup hanya digerakkan oleh pemerintah, tetapi harus didukung penuh oleh perilaku bertanggung jawab dari warga.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin Surabaya akan kehilangan identitasnya sebagai kota layak huni. Dari kota bersih menjadi kota pembuang sampah — gambaran yang menyedihkan bagi masa depan Surabaya. ad

Berita Terbaru

Satlantas Polres Madiun Perketat Patroli di Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan

Satlantas Polres Madiun Perketat Patroli di Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan

Sabtu, 10 Jan 2026 18:01 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 18:01 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun memperketat pengawasan lalu lintas dengan menggelar patroli strong point di sejumlah jalur …

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah…

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.…

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi…