Dijuluki Monster Kecepatan Baru, Brabus 1000 Dibanderol Rp8,4 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Brabus 1000. SP/ JKT
Brabus 1000. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Brabus, tuner spesialis Mercedes-AMG yang terkenal dengan kreasi gila dan performa ekstrem, kembali menggebrak pasar dengan mahakarya terbarunya: Brabus 1000 yang diumumkan hari ini, Rabu (30/07/2025).

Brabus 1000 bukan sekadar modifikasi kosmetik. Kendaraan ini mewakili puncak rekayasa performa, dengan setiap aspek ditingkatkan untuk memberikan pengalaman berkendara yang tak tertandingi.

Berbasis dari Mercedes-AMG GT 63S E-Performance, mobil ini telah dimodifikasi secara masif hingga menghasilkan 1.000 tenaga kuda dan mampu melesat dari 0-100 km/jam hanya dalam 2,6 detik. Angka ini juga sekitar 0,3 detik lebih cepat dari Ferrari 296 GTS yang legendaris, jelas jadi pencapaian yang mengesankan.

Mercedes-AMG GT 63S E-Performance standar sendiri sudah dikenal sangat cepat dengan mesin V8 twin-turbo 4.0 liter yang dipadukan dengan motor listrik, menghasilkan gabungan 816 tenaga kuda. Namun, Brabus mengambil langkah lebih jauh.

Mereka membesarkan silinder mesin V8 menjadi 4.4 liter, memasang piston yang lebih kuat, dan mengganti turbocharger dengan unit yang lebih besar. Hasilnya adalah tenaga gabungan 1.000 tenaga kuda dan torsi sebesar 1.620 Nm. 

Sebenarnya, mesin ini mampu menghasilkan 1.820 Nm, namun Brabus harus menguranginya untuk melindungi sistem transmisi. Performa akselerasinya adalah bintang utama. Kecepatan puncaknya dibatasi secara elektronik hingga 320 km/jam.

Dengan harga yang cukup fantastis yakni senilai 386.000 poundsterling (sekitar Rp8,4 miliar lebih), Brabus 1000 tidak hanya menawarkan performa, tetapi juga tampilan yang benar-benar istimewa. Eksteriornya sarat dengan elemen khusus Brabus. Banyak komponen, termasuk splitter depan baru, terbuat dari serat karbon dan telah diuji dalam terowongan angin untuk memastikan aerodinamika maksimal. Ada pula pelek alloy forged dirancang khusus untuk mobil ini, berukuran 21 inci di depan dan 22 inci di belakang, memberikan tampilan yang agresif dan proporsional. jk-04/dsy

Berita Terbaru

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pendampingan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menghadapi persoalan hukum, t…

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PT PLN (Persero) terus memperkuat keandalan pasokan listrik di Jawa Timur melalui program pemeliharaan jaringan tanpa p…

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategi mengatasi masalah banjir berulang di kawasan Ketintang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang panen raya ikan air tawar yang terjadi bersamaan dengan cuaca buruk (ekstrem) memicu banyak kerugian bagi para petani…

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan banjir yang kerap melanda kawasan Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Balai Besar Wilayah…