Peduli Pendidikan, Khofifah Jamu dan Beri Bonus Kontingen LKS Jatim

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Khofifah ketika menjamu kontingen LKS Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Jumat (1/8/2025) malam. Foto/Humas Pemprov
Gubernur Khofifah ketika menjamu kontingen LKS Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Jumat (1/8/2025) malam. Foto/Humas Pemprov

i

SurabayaPagi, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan tambahan bonus kepada para peserta dan guru pembimbing dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang sukses mengantarkan Jawa Timur menjadi juara umum ketiga kalinya berturut turut Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional Pendidikan Menengah (Dikmen) XXXIII tahun 2025.

Tambahan bonus ini disampaikan Gubernur Khofifah secara langsung ketika menjamu kontingen LKS Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Jumat (1/8/2025) malam.

Tak hanya peserta yang meraih medali saja yang dapat tambahan bonus, tapi semua peserta yang belum mendapatkan medali pun turut diapresiasi oleh orang nomor satu di Jawa Timur ini, termasuk para guru pembimbingnya.

Dalam ajang bergengsi tahunan ini, Jawa Timur sukses membawa 29 medali dari 37 bidang lomba kompetensi keahlian dan peringkat 1 Eksibisi. Rincinnya, 20 medali emas, 6 medali perunggu dan 2 medali perak. Raihan juara umum ini menjadi yang ketiga kalinya alias hattrick bagi Jatim. Sejak tahun 2023, 2024 hingga 2025.

Atas prestasi membanggakan yang diukir generasi emas Jatim ini, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa bangga dan syukurnya terhadap perjuangan siswa-siswi kontingen LKS Dikmen yang telah memberikan dedikasi dan prestasi terbaiknya dalam kompetisi ini. 

“Ini wujud syukur dan bahagianya Provinsi Jatim menyambut kontingen Jawa Timur memperoleh hattrick. Terima kasih atas semua kerja keras, perjuangan anak-anak luar biasa sehingga target 18 emas terlampaui menjadi 20 emas dan juara umum tiga kali berturut turut,” ujarnya.

“Semua anak-anakku kontingen LKS Dikmen adalah anak-anak hebat. Para kontingen, pelatih, mentor telah memberikan pendampingan luar biasa,. Terimakasih semuanya,” tambah Khofifah.

Sementara untuk bonus yang disiapkan, Khofifah menyampaikan bahwa tambahan bonus kepada siswa -siswi dengan perolehan medali emas Rp10 juta, medali perak Rp7,5 juta dan medali perunggu Rp 5juta serta yang belum mendapatkan medali mendapat Rp. 3 jt. 

“Sebetulnya yang medalinya masih tertunda, anak-anak juga mendapatkan bonus masing-masing Rp3 juta,” tegasnya.

“Tentu tidak hanya siswa, para guru pembimbing nantinya juga mendapatkan bonus, guru pembimbing medali emas sejumlah Rp5 juta, medali perak Rp 3 juta, dan medali perunggu Rp2 juta,” lanjut Khofifah.

Selain itu, Gubernur Khofifah juga berpesan kepada anak-anak untuk terus menjaga dan selalu mengupgrade prestasi yang sudah diraih lewat pendampingan dan penguatan yang lebih advance. 

“Terus dijaga prestasi yang sudah diraih, cara menjaganya adalah terus menempa, dan pada proses kompetisi berikutnya, apakah tingkat ASEAN atau global, saya rasa harus ada proses penguatan, pendampingan yang lebih advance lagi,” terangnya. 

“Apa yang sudah diberikan kepada Jawa Timur dengan membawa kemenangan sebagai juara umum mudah mudahan yang dilangit akan membahagiakan anak-anak dan panjenengan yang ada disini. Selamat kembali ke sekolah masing-masing berikan semangat kepada kawan yang lain agar prestasi bisa tercapai dengan menunjukkan Jawa Timur hebat, SMK Jatim bisa hebat,” pungkasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang diraih kontingen LKS Jawa Timur. Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Gubernur Khofifah yang terus meluangkan waktu dan memberikan perhatiannya kepada kontingen yang ikut LKS Nasional.

“Alhamdulillah sesuai dengan harapan kita, LKS Nasional tahun 2025 kita rebut kembali dan tiga tahun berturut-turut kita meraih juara umum. Alhamdulillah piala ini menjadi milik kita karena sudah tiga kali berturut-turut,” kata Aries.

“Kami beradaptasi dengan seluruh kontingen pada saat kami di Jakarta, banyak mengatakan dan yang iri kepada Jatim karena sepertinya Gubernur di Indonesia yang peduli dengan pendidikan LKS adalah hanya Gubernur Jawa Timur,” tambahnya. 

Aries menyebut, prestasi ini adalah berkat perjuangan anak-anak dalam menunjukkan skill terbaiknya sekaligus dukungan motivasi dari ibu Gubernur saat pelepasan kontingen lalu. 

“Sejak mulai dari berangkat hingga saat ini, Ibu masih setia membersamai kami. Insya Allah berkat doa Ibu dan strategi bersama, maka kami bisa merebut kembali prestasi membanggakan ini,” imbuhnya. 

“Saya lihat sendiri anak-anak kita berjuang berdedikasi bersama dengan tim pendamping dan tim sukses yang tidak henti melakukan evaluasi sampai hari terakhir. Selain bonus dari Pemerintah Pusat, ada juga bonus dari Ibu Gubernur dan sponsor langsung beasiswa rata-rata yang didapatkan setiap siswa Rp385 juta baik melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun kegiatan lainnya,” tandasnya.

Sekadar diketahui, adapun 20 medali emas tersebut diraih pada bidang lomba kompetensi keahlian Autobody Repair, Bricklaying, CAD Building Information Modelling, Cyber Security, Digital Marketing, Electrical Installation, dan Electronics. 

Selanjutnya bidang lomba kompetensi keahlian Fashion Technology, Fishery, Health and Social Care, Hotel Reception, IT Software Solutions for Business, Mechanical Engineering CAD, Mechatronics, Motorcycle Repair and Maintenance, Pharmacy, Refrigeration and Air Conditioning. 

Medali emas berikutnya disumbang dari bidang lomba kompetensi keahlian Restaurant Service, Robot Manufacturing System dan Welding. Sementara bidang lomba kompetensi welding robot (eksibisi) juga sukses berasa di peringkat pertama. 

Lebuh lanjut, enam medali perak diraih pada bidang lomba kompetensi keahlian 2 3D Game Art, Automobile Technology, Cloud Computing, Heavy Equipment, Industrial Control, dan Metrology. Sedangkan dua medali perunggu diraih dari bidang lomba kompetensi keahlian Hairdressing dan Nautica.

Sementara posisi kedua dalam LKS tahun ini setelah Jawa Timur ditempati kontingen Jawa Tengah dengan perolehan 7 emas, 8 perak, 10 perunggu. Dilanjutkan posisi ketiga ada DKI Jakarta dengan perolehan 4 medali emas, 8 medali perak dan 13 medali perunggu. Byb

Berita Terbaru

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…

Dongkrak PAD hingga 10 Persen, Digitalisasi Parkir di Kota Surabaya Berjalan Efektif

Dongkrak PAD hingga 10 Persen, Digitalisasi Parkir di Kota Surabaya Berjalan Efektif

Senin, 15 Jun 2026 12:46 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota setempat mencatat adanya tren kenaikan Pendapatan Asli…

Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Nomor 2 se Jawa Timur

Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Nomor 2 se Jawa Timur

Senin, 15 Jun 2026 12:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Angka pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lamongan mengalami tren positif. Tren ini dibuktikan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi…

Perkuat Karakter Generasi Muda Hindu, Pemkot Surabaya Buka Utsawa Dharma Gita 2026

Perkuat Karakter Generasi Muda Hindu, Pemkot Surabaya Buka Utsawa Dharma Gita 2026

Senin, 15 Jun 2026 12:33 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti upaya memperkuat karakter generasi muda Hindu sekaligus melestarikan sastra, seni, dan budaya keagamaan Hindu yang…

Jadi Pilot Uji Coba Perlinsos Digital, Pemkot Surabaya: Verifikasi Bansos Cukup 15 Menit

Jadi Pilot Uji Coba Perlinsos Digital, Pemkot Surabaya: Verifikasi Bansos Cukup 15 Menit

Senin, 15 Jun 2026 12:25 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis untuk memangkas rantai birokrasi, menghilangkan subjektivitas, serta memastikan penyaluran bantuan…