Tas Lukis Nena Namo Dinilai Layak Jadi Cenderamata Khas Surabaya

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengajak pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta para pengusaha untuk mendukung kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan memanfaatkan produk-produk lokal.

Ajakan ini disampaikan saat kunjungan ke galeri kerajinan tangan Nena Namo Handycraft di Kedungsari, Surabaya, Rabu.(6/8/2025).

"Saya harap BUMD dan BUMN di Surabaya serta para pengusaha bisa memanfaatkan produk UMKM seperti ini agar mereka bisa lebih berkembang," ujar Bambang Haryo. 

Ia menyoroti potensi tas lukis buatan Nena Namo untuk dijadikan cenderamata khas Kota Surabaya dalam berbagai acara resmi. Menurut politisi Partai Gerindra tersebut, produk-produk handmade seperti tas lukis pengrajin di Jalan Kedungsari Surabaya ini bisa menjadi simbol promosi budaya dan kreativitas daerah. 

"Ini bisa menjadi souvenir khas Surabaya yang dibagikan dalam kunjungan resmi ke berbagai instansi atau mitra luar negeri," tambahnya.

Bambang Haryo menjelaskan bahwa Nena Namo Handycraft adalah salah satu UMKM legendaris di Surabaya yang telah menembus pasar internasional, seperti Jepang, Korea, Belanda, dan negara-negara di Eropa. Ia pun mendorong agar UMKM tersebut mendapatkan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk mempermudah ekspor secara massal.

Selain itu, Bambang Haryo menekankan pentingnya dukungan pembiayaan dan sertifikasi dari pemerintah. "Permodalan bisa diperoleh dari KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang sekarang tersedia hingga Rp100 juta tanpa agunan. Pemerintah juga seharusnya membebaskan biaya sertifikasi, termasuk SNI, agar UMKM bisa terus hidup dan berkembang," jelasnya.

Pemilik Nena Namo Handycraft, Sri Sulatiningsih, menyambut baik dorongan tersebut. Meskipun produknya sudah diminati pasar internasional dalam skala terbatas, ia berharap pemerintah dan pelaku usaha dapat membantu membuka akses pasar yang lebih luas.

"Kalau ekspor besar-besaran belum pernah, biasanya perorangan. Produk saya handmade, jadi proses produksinya tidak bisa cepat. Tapi kalau ada permintaan besar dan waktu yang cukup, saya siap," ungkap Sri. Byb

Berita Terbaru

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SIDOARJO- Laporan Komisi E DPRD Jawa Timur terhadap usulan anggaran BPBD Jawa Timur pada Rancangan APBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD…

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Belanja logistik untuk penanganan korban bencana di Jawa Timur mendapat atensi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari…

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…