SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, mengajak masyarakat, khususnya warga dari kalangan kurang mampu, untuk memanfaatkan fasilitas Sekolah Rakyat yang disediakan pemerintah secara gratis.
Ajakan tersebut disampaikan Bambang saat melakukan reses dan berdialog dengan warga di kawasan Wonokromo, Surabaya, pada Rabu (6/8/2025).
“Mereka banyak yang tidak tahu bahwa ada pendidikan gratis, yakni Sekolah Rakyat,” kata Bambang di hadapan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Bambang turut mensosialisasikan manfaat dan keberadaan Sekolah Rakyat, agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan mengakses pendidikan gratis ini.
Ia menjelaskan, di Jawa Timur saat ini telah disiapkan 19 Sekolah Rakyat yang akan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2025/2026. Sebanyak 1.183 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA telah lebih dulu tertampung di 12 Sekolah Rakyat yang sudah berjalan sejak 14 Juli 2025.
Menurut Bambang, Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Proses seleksinya dilakukan dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta pemeriksaan kesehatan.
“Ini bentuk pemerataan pendidikan. Semua anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang layak, terutama yang berasal dari keluarga prasejahtera,” tambahnya.
Bahas Harga Sembako dan Ketahanan Pangan
Selain isu pendidikan, Bambang Haryo—yang juga menjabat sebagai Penasihat DPD Partai Gerindra Jawa Timur—juga menyerap aspirasi masyarakat terkait keluhan soal harga bahan pokok yang dinilai masih tinggi.
Menurutnya, harga kebutuhan pokok saat ini relatif stabil. Namun, pihaknya yakin Presiden terpilih Prabowo Subianto akan berupaya menurunkan harga agar daya beli masyarakat semakin meningkat.
Di hadapan warga, Bambang juga menyampaikan sejumlah kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Beberapa di antaranya adalah penetapan harga gabah yang berpihak pada petani serta distribusi pupuk bersubsidi agar tepat sasaran. Byb
Editor : Redaksi