Sebanyak 31 Pasangan di Lamongan Terima Dokumen Nikah Usai Mengikuti Isbat Nikah

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasangan ini mengikuti itsbat nikah yang digelar Pemkab Lamongan di Pendopo Lokatantra. SP/IST
Pasangan ini mengikuti itsbat nikah yang digelar Pemkab Lamongan di Pendopo Lokatantra. SP/IST

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan -  Sebanyak 31 Pasangan pengantin warga Lamongan yang telah melangsungkan pernikahan sah secara agama, pada Selasa (12/8/2025) mengikuti isbat nikah yang difasilitasi oleh Pemkab di Pendopo Lokatantra setempat.

Dengan dilangsungkan isbat nikah tersebut, kini 31 pasangan tersebut pernikahannya tercatat di Kementerian Agama (KUA), untuk memberikan kepastian hukum dan pengakuan negara atas pernikahan tersebut. 

Hadir untuk menyerahkan secara langsung dokumen pernikahan, kepada seluruh pasangan yang ikut isbat nikah tersebut adalah, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang dihadiri beberapa pejabat terkait dan dari Kementerian Agama.

Yuhronur Efendi dalam kesempatan itu mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam melindungi hak-hak sipil warga, dalam m memberikan kepastian hukum.

Acara itsbat ini terselenggara kata pria yang kerap dipanggil Pak Yes ini menyebutkan karena hasil kolaborasi rutin tahunan, antara Pemkab Lamongan bersama TP PKK Kabupaten Lamongan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, KUA, Pengadilan Agama, serta Kesra Sekda Lamongan ini.

Selanjutnya orang nomor satu di Kota Soto menjelaskan bahwa pentingnya status pernikahan yang sah secara hukum. Karena dapat berpengaruh dalam hal penetapan anak, persoalan waris, pendidikan anak hingga fasilitas-fasilitas dari negara lainnya.

"Saya tekankan bahwa dokumen legalitas pernikahan sangat penting. Karena dokumen ini dapat digunakan untuk membuat akta kelahiran buah hati, pengurusan waris, administrasi pendidikan anak, dan lainnya," jelasnya.

Selain mendapatkan akta nikah, 31 pasangan tersebut juga akan mendapatkan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan Akta Kelahiran bagi pasangan yang sudah memiliki anak. Dan tentunya seluruh pasangan mendapatkan hantaran gratis dari TP PKK Kabupaten Lamongan.

Diterangkan oleh Ketua Pelaksanaan itsbat nikah terpadu tahun 2025 Joko Nursiyanto, bahwa itsbat nikah tahun ini sudah melewati alur sidang isbat sejak bulan Juli 2025. Dari 31 pasangan yang mendaftar, seluruhnya berhasil memenuhi syarat yang ditentukan.

Persyaratan yang ditetapkan diantaranya adalah, warga asli Lamongan dan merupakan pernikahan dengan istri pertama.

Tercatat, pasangan termuda ialah dengan usia 19 tahun. Mereka adalah Rio Afansyah dan sang istri yakni Ilda Ayu Lestari yang berumur 21 tahun dari Kecamatan Brondong. Adapun pasangan dengan usia tertua ialah dengan usia 58 tahun. Mereka adalah Yudi Marliat Putra sang istri Husnul Faridah yang berusia 33 tahun, kedua mempelai berasal dari Kecamatan Glagah.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan kepada kecamatan dengan peserta itsbat nikah terbanyak. Yang pertama adalah Kecamatan Brondong, sebanyak 8 pasang dan Kecamatan Kedungpring sebanyak 5 pasang. jir

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…