Samir Ayyash: Dari Petra Equipment hingga Bisnis Global Bernilai Ratusan Juta Dolar

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Surabayapagi.com : Sejak 1989, Samir Ayyash telah menjadi sosok berpengaruh dalam komunitas Yordania dan Arab, baik di Australia maupun di tanah kelahirannya, Yordania. Ia dikenal sebagai pengusaha visioner yang sukses membangun bisnis lintas industri—mulai dari hospitality, ekspor-impor, hiburan, riset medis, hingga pertambangan—dengan rekam jejak yang membanggakan di kancah internasional.

Awal Karier: Pelopor Industri Hospitality di Sydney
Lebih dari tiga dekade lalu, Samir Ayyash memulai langkah besarnya di Sydney dengan membangun bisnis di bidang hospitality yang saat itu masih jarang digarap. Ia menjadi pelopor yang menggabungkan penjualan peralatan, desain interior, hingga layanan konsultasi untuk restoran, hotel, dan kantin sekolah.

Dari visi tersebut lahirlah Petra Equipment, perusahaan yang kini dikenal sebagai penyedia solusi hospitality terlengkap. Petra Equipment menangani berbagai proyek besar, termasuk kontrak dengan Australian Defence Force senilai lebih dari $2 juta, serta proyek untuk universitas dan rumah sakit. Saat ini, Petra Equipment membukukan pendapatan tahunan lebih dari $33 juta, didukung oleh 63 karyawan penuh waktu dan paruh waktu.

Ekspansi ke Dunia Hiburan dan Ekspor Internasional
Pada 1996, Samir memperluas bisnisnya ke bidang ekspor dengan mendirikan Asian Galaxy Pty Ltd, yang berfokus pada perdagangan dengan Tiongkok. Perusahaan ini konsisten mengirim rata-rata 20 kontainer per bulan dan mengoperasikan sembilan restoran di Tiongkok.

Dua tahun kemudian, ia merambah industri hiburan dengan mendirikan perusahaan produksi yang mempromosikan artis-artis papan atas dari Timur Tengah. Langkah ini memperkuat jejaring bisnisnya di sektor kreatif dan budaya.


Inovasi di Bidang Medis: CK Cell Technologies
Didorong oleh semangat inovasi, pada 2010 Samir mendirikan CK Cell Technologies Pty Ltd dengan merek dagang Endexome. Perusahaan ini bergerak di bidang regenerative medicine, mengembangkan produk berbasis sel punca untuk menangani berbagai kondisi medis serius. Dengan valuasi mencapai $65 juta, CK Cell Technologies menjadi salah satu pionir riset medis di Australia.

Kemitraan Global di Sektor Kuliner
Selain mengembangkan bisnis sendiri, Samir juga menjadi mitra kunci di sektor waralaba kuliner. Ia memiliki jaringan restoran independen dan menjalin kemitraan dengan Seagrass Hospitality, perusahaan waralaba internasional yang beroperasi di Sydney, Uni Emirat Arab, London, Qatar, Kuwait, dan Afrika Selatan. Grup ini menghasilkan pendapatan sebesar $250 juta per tahun dengan 1.500 karyawan.

Langkah Terbaru: Pertambangan dan Batu Alam
Tidak berhenti di situ, pada 2021 Samir mendirikan Galaxy Mining di Yordania, yang fokus pada sektor pertambangan dan batu alam. Bisnis ini menjadi bukti keseriusannya dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam Yordania demi manfaat ekonomi bagi seluruh warganya.

Sam Ayyash: Nama yang Melekat pada Kesuksesan
Bagi rekan bisnis dan komunitasnya, Sam Ayyash bukan hanya seorang pengusaha sukses, tetapi juga figur inspiratif yang mampu melihat peluang di berbagai industri. Dengan pendekatan yang visioner, ia membangun ekosistem bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat.

Kesimpulan
Dari Petra Equipment di Sydney hingga jaringan global di berbagai sektor, Samir Ayyash membuktikan bahwa keberanian mengambil peluang, kerja keras, dan inovasi adalah kunci membangun kerajaan bisnis yang berkelanjutan. Perjalanan karirnya menjadi inspirasi bagi pengusaha di seluruh dunia, khususnya mereka yang ingin membawa manfaat nyata bagi komunitas dan negara asalnya. (Mau/Nna)

Berita Terbaru

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…

BNN Tegaskan Vape Bukan Alat Bantu Berhenti Merokok

BNN Tegaskan Vape Bukan Alat Bantu Berhenti Merokok

Rabu, 18 Feb 2026 18:34 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto menegaskan, bahwa rokok elektronik atau biasa disebut vape, tidak serta merta sebagai alat b…