Relawan Jokowi Teteskan Air Mata hingga Tersenyum

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

KPK Ungkap Wamenaker Immanuel Ebenezer, Diduga Melakukan Pembiaran Pemerasan, Karena Mendapat Setoran dari Anak Buahnya Rp 3 Miliar, Mobil dan Sepeda motor

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer, resmi sebagai tersangka terkait kasus pemerasan pengurusan sertifikat K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di Kementerian Ketenagakerjaan. Noel, sapaan akrab Immanuel Ebenezer, ditetapkan sebagai tersangka usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu (20/8/2025) malam.

Immanuel Ebenezer Gerungan merupakan pria yang lahir di Riau pada 22 Juli 1975. Namanya mulai dikenal publik saat menjadi Ketua Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (Joman).

Namanya melejit pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019, ketika Immanuel Ebenezer menjadi salah satu pendukung militan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Sejak itu, posisinya sebagai Ketua Umum Relawan Joman semakin memperkuat pengaruhnya di kalangan pendukung Jokowi.

Wamenaker Immanuel Ebenezer saat mengenakan rompi tahanan dan ditampilkan di ruang jumpa pers KPK, menunduk, teteskan air mata, tersenyum. Bahkan sempat acungkan Jempol.

Saat diborgol, ia bersama belasan tersangka lainnya pada pukul 15.41 WIB, dipertonton kepada wartawan.

"KPK menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan dengan menetapkan 11 orang sebagai tersangka, yakni IBM, kemudian GAH, SB, AK, IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan), FRZ, HS, SKP, SUP, TEM, dan MM," ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Jumat (22/8/2025).

 

Pendukung Militan Jokowi

Namanya melejit pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019, ketika Immanuel Ebenezer menjadi salah satu pendukung militan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Sejak itu, posisinya sebagai Ketua Umum Relawan Joman semakin memperkuat pengaruhnya di kalangan pendukung Jokowi.

Jelang Pilpres 2024, Immanuel Ebenezer sempat mendeklarasikan dukungan Joman kepada Ganjar Pranowo. Dari situ lahirlah kelompok relawan baru bernama Ganjar Mania. Namun, langkah tersebut menimbulkan ketegangan dengan sejumlah politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), karena saat itu partai belum secara resmi mengumumkan calon presiden yang diusung. Tidak lama berselang, arah dukungan Joman berbalik. Immanuel Ebenezer memutuskan untuk membubarkan Ganjar Mania dan membentuk relawan Prabowo Mania 08, untuk mendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Selain aktif dalam pergerakan relawan, Immanuel Ebenezer juga mencoba peruntungan sebagai calon anggota legislatif pada Pileg 2024. Ia maju dari daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Utara melalui Partai Gerindra. Meski berhasil mengumpulkan 29.786 suara, Immanuel Ebenezer gagal melenggang ke Senayan. Kendati demikian, Immanuel Ebenezer kemudian dipercaya oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menduduki jabatan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) di Kabinet Merah Putih.

 

Tampak Lemas dan Ogah-ogahan

Jumat sore (22/8) saat turun dari ruang pemeriksaan KPK, tampak lemas dan ogah ogahan. Selain Noel, ada 10 orang lain yang ditahan KPK.

Mereka tampak telah mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye. Mereka digiring sejumlah pegawai KPK menuju ruang konferensi pers. Selain itu, tangan para tersangka itu juga turut diborgol, termasuk Wamenaker.

Noel terlihat sudah berompi oranye sebagai tahanan KPK, dan tangannya diborgol, Jumat (22/8) sekitar pukul 15.37 WIB. Sesaat dia terlihat menyeka air mata saat digiring sebelum masuk ke ruang konferensi pers.

KPK menampilkan 11 tersangka, termasuk Noel, dalam konferensi pers . Ia tersenyum dan acungan jempol ke arah wartawan.

 

Noel Terima uang Rp 3 miliar

Noel terjaring dalam OTT KPK pada Rabu (20/8). OTT tersebut terkait kasus korupsi terkait pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Noel diduga memeras sejumlah perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3. Namun KPK belum mengungkap berapa total duit pemerasan itu.

Setyo mengatakan Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG) atau Noel menerima uang sebesar Rp 3 miliar dari pemerasan K3. Noel menerima uang panas tersebut pada akhir tahun lalu, 2 bulan setelah menjabat.

Menurut Setyo, sebagai Wamenaker, Noel melakukan pembiaran pemerasan, karena mendapat setoran dari anak buahnya Rp 3 miliar, mobil dan sepeda motor. "Tidak menutup kemungkinan. Kini masih di dalami termasuk alisan dana," jawab Setyo, saat ditanya wartawan kemungkinan memanggil Menaker Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D..

 

Ada 11 Tersangka

"Yaitu IEG atau Imanuel sebesar Rp 3 miliar pada bulan Desember 2024. Kemudian FAH dan HR sebesar Rp 50 juta per minggu," ujar Setyo.

KPK, menetapkan 11 orang sebagai tersangka, yakni IBM, kemudian GAH, SB, AK, IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan), FRZ, HS, SKP, SUP, TEM, dan MM” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto.

Setyo menyebutkan, 10 tersangka selain Immanuel Ebenezer adalah Irvian Bobby Mahendro selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 Kemenaker tahun 2022-2025, Gerry Adita Herwanto Putra selaku Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Kemenaker. Kemudian, Subhan selaku Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 Kemenaker tahun 2020-2025, Anitasari Kusumawati selaku Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja Kemenaker, Fahrurozi selaku Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Kemenaker. Lalu, Hery Sutanto selaku Direktur Bina Kelembagaan Kemenaker 2021-2025, Sekarsari Kartika Putri sleaku subkoordinator, Supriadi selaku koordinator, serta Temurila dan Miki Mahfud dari pihak PT KEM Indonesia. Wamenaker Immanuel Ebenezer Tersenyum dan Kepalkan Tangan Dalam perkara ini, Noel diduga menerima aliran dana sebesar Rp 3 miliar. Uang tersebut berasal dari praktik pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3.

Setyo menjelaskan, dalam perkara ini, KPK menduga ada praktik pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 yang menyebabkan pembengkakan tarif sertifikasi. "Dari tarif sertifikasi K3 sebesar Rp275.000, fakta di lapangan menunjukkan bahwa para pekerja atau buruh harus mengeluarkan biaya hingga Rp 6.000.000 karena adanya tindak pemerasan dengan modus memperlambat, mempersulit, atau bahkan tidak memproses permohonan pembuatan sertifikasi K3 yang tidak membayar lebih," kata Setyo. KPK mencatat selisih pembayaran tersebut mencapai Rp 81 miliar yang kemudian mengalir kepada para tersangka. n erc/jk/cr3/rmc

Berita Terbaru

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…