Anggaran Pembangunan Infrastruktur, Era Prabowo Anjlok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pada pemerintahan Prabowo Subianto, anggaran pembangunan infrastruktur turun dan dioptimalkan untuk anggaran Makan Bergizi Gratis dan Sekolah Rakyat.
Pada pemerintahan Prabowo Subianto, anggaran pembangunan infrastruktur turun dan dioptimalkan untuk anggaran Makan Bergizi Gratis dan Sekolah Rakyat.

i

Era Jokowi tahun 2024  Rp 442,7 triliun, Tahun 2023 Rp 392,1 triliun, Lalu Era Pemerintahan Prabowo Tahun 2026 Hanya Rp 118,5 triliun

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ternyata prioritas pembangunan antara era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) cukup berbeda. Salah satunya terlihat lewat alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur.

Di masa pemerintahan Jokowi, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama. Di tahun 2024 saja, alokasinya tembus hingga Rp 442,7 triliun, naik dibandingkan alokasi pada tahun 2023 yang secara akumulasi mencapai Rp 392,1 triliun.

Sedangkan untuk pemerintahan Prabowo, tidak diketahui berapa alokasi persisnya. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 sendiri secara rinci hanya tercatat alokasi untuk Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Rp 118,5 triliun.

"Saya dapat informasi Rp 118 triliun. PU tok, kalau keseluruhan kita belum hitung," kata Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, ditemui di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (25/8/2025).

Sementara tahun 2025, Pemerintah mengalokasikan Rp400,3 triliun untuk belanja infrastruktur dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Sedangkan saat ditanya lebih lanjut tentang besaran alokasi untuk infrastruktur secara keseluruhan, termasuk untuk dukungan di kementerian/lembaga (KL) lain, ia belum dapat memastikannya. Namun menurutnya, angkanya jauh di bawah saat era Jokowi.

"Waduh jauh (Di bawah Jokowi dulu yang sampai Rp 300 triliun). Jauh, jauh (nggak sampai)," jawab Lasarus.

Prabowo memang tidak menyebutkan infrastruktur secara spesifik sebagai prioritasnya selama pemerintahan. Dalam RAPBN 2026, setidaknya ada delapan agenda prioritas pemerintah, antara lain ketahanan pangan, ketahanan energi, dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selanjutnya ada pendidikan bermutu, kesehatan berkualitas, penguatan ekonomi lewat Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih-UMKM, pertahanan semesta, serta akselerasi investasi perdagangan global.

 

Infrastruktur Hanya Sebagai Pendukung

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo pernah merespons pertanyaan tentang infrastruktur yang sudah tidak jadi prioritas pemerintah. Menurutnya, infrastruktur tetap menjadi prioritas pemerintah di tahun depan, namun memang sifatnya hanya sebagai pendukung.

"Infrastruktur masih tetap prioritas. Tapi kan masih di tempat-tempat lain. Katakanlah di Kemensos saya ada sekolah rakyat, katakanlah Badan Gizi Nasional (BGN), saya ada SPPG," kata Dody, ditemui di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Selasa (19/8).

Meski tidak disinggung secara spesifik dalam pidato Prabowo, infrastruktur masuk dalam Buku II Nota Keuangan beserta RAPBN 2026. Anggaran infrastruktur masuk ke dalam belanja negara bagian fungsi ekonomi yang direncanakan mendapat alokasi sebesar Rp 820,37 triliun. Namun tak dirincikan berapa porsinya untuk infrastruktur.

Setidaknya ada 13 target yang akan dicapai pada tahun 2026 melalui anggaran Fungsi Ekonomi, di mana beberapa di antara merupakan target pembangunan infrastruktur. Target tersebut antara lain pembangunan jalan nasional sepanjang 194,75 km, preservasi jalan nasional sepanjang 1.507,08 km, dan pembangunan jalan tol sepanjang 28,19 km. n ec/jk/cr4/rmc

Berita Terbaru

Siaga 24 Jam, Pahlawan Malam PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Sistem di Gardu Induk Grati

Siaga 24 Jam, Pahlawan Malam PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Sistem di Gardu Induk Grati

Selasa, 19 Mei 2026 19:11 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 19:11 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Di balik tetap terangnya listrik yang dinikmati masyarakat, ada dedikasi para “pahlawan malam” PLN yang siaga 24 jam menjaga keand…

Jalin Sinergi Bersama Peda dan Stakeholder, PLN Jatim Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Jalin Sinergi Bersama Peda dan Stakeholder, PLN Jatim Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Selasa, 19 Mei 2026 19:06 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 19:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus memperkuat pengembangan ekosistem kendaraan listrik atau Electric V…

IIMS Surabaya 2026 Bidik Transaksi Rp260 Miliar, Tren Kendaraan Listrik Kian Dominan

IIMS Surabaya 2026 Bidik Transaksi Rp260 Miliar, Tren Kendaraan Listrik Kian Dominan

Selasa, 19 Mei 2026 19:02 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 19:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Dyandra Promosindo menargetkan nilai transaksi sebesar Rp260 miliar dalam gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) S…

Indomobil Expo Surabaya Dorong Wisata Event dan Tren Mobilitas Ramah Lingkungan di Jatim

Indomobil Expo Surabaya Dorong Wisata Event dan Tren Mobilitas Ramah Lingkungan di Jatim

Selasa, 19 Mei 2026 18:54 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 18:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gelaran Indomobil Expo Surabaya tak hanya menjadi ajang pameran otomotif, tetapi juga memperkuat daya tarik wisata event di Kota S…

Masalah Gizi Anak Masih Tinggi, JAPFA Perkuat Edukasi Lewat Program Nasional

Masalah Gizi Anak Masih Tinggi, JAPFA Perkuat Edukasi Lewat Program Nasional

Selasa, 19 Mei 2026 18:49 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 18:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) kembali menggelar Apresiasi Karya Jurnalistik JAPFA (AKJJ) 2026 sebagai upaya memperkuat e…

Prestasi Membanggakan, Prodi S1 Ilmu Hukum Unisda Lamongan Raih Akreditasi Unggul

Prestasi Membanggakan, Prodi S1 Ilmu Hukum Unisda Lamongan Raih Akreditasi Unggul

Selasa, 19 Mei 2026 18:17 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 18:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan tinggi di Kabupaten Lamongan. Program Studi (Prodi) S1 Ilmu Hukum U…