Wakil Ketua DPRD Jatim Sidak SMAN 1 Kampak Terkait Aksi Protes Pungutan Sekolah

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Trenggalek - Unjuk Rasa Damai siswa SMAN 1 Kampak, Trenggalek, Selasa 26/8/2025 mendapat perhatian serius dari Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono. Sehari setelah aksi, Politisi Muda ini langsung mendatangi SMAN 1 Kampak Trenggalek, Rabu 27/8/2025.

Kedatangan Penasehat Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini bertujuan untuk mendengar aspirasi para siswa yang sebelumnya menggelar aksi unjuk rasa menuntut transparansi pengelolaan dana komite sekolah.

Saat tiba di lokasi, Deni mendengarkan satu per satu keluhan siswa, termasuk keberatan atas iuran yang selama ini diwajibkan pihak sekolah. Dengan duduk bersila di halaman sekolah bersama para pelajar, Deni mendengarkan langsung keluhan mereka soal iuran komite yang dinilai memberatkan dan tak transparan penggunaannya.

“Kami hanya ingin kejelasan. Dana yang kami bayarkan harus jelas penggunaannya. Kalau ada iuran, seharusnya dikomunikasikan dengan wali murid,” ujar salah satu siswa kepada Deni Wicaksono, Rabu (27/8/2025). 

Para siswa mengungkapkan, mereka diwajibkan membayar Rp65 ribu setiap bulan, ditambah Rp 500 ribu setiap tiga tahun, serta memberikan sedekah saat pengambilan rapor. 

Menurut mereka, beban ini cukup berat, terutama bagi siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu.

Menanggapi hal tersebut, Deni menegaskan akan mengawal persoalan ini hingga tuntas. 

“Saya akan menuntut dulu apa saja yang dituntut oleh siswa, kemudian mencari jalan penyelesaian agar tidak merugikan hak-hak anak didik,” kata Deni.

Ia menambahkan, iuran yang bersifat wajib di sekolah menengah atas maupun kejuruan tidak diperbolehkan.

“Boleh ada sumbangan, tapi harus transparan, ada proposal, anggaran jelas, pelaksanaan seperti apa, LPJ seperti apa,” tegasnya.

Deni juga mengungkapkan bahwa kedatangannya dilakukan secara spontan setelah melihat video aksi protes yang viral di media sosial. 

“Mulai semalam saya dapat kiriman video dan pemberitaan unjuk rasa. Tugas adik-adik seharusnya belajar, jadi saya datang untuk mendengar aspirasi langsung,” ujarnya. 

Ia berjanji akan berkoordinasi dengan Kepala Cabang Dinas dan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur. Jika belum ada solusi, ia akan menyampaikan persoalan ini ke Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Sebelumnya, sekitar 300 siswa SMAN 1 Kampak menggelar aksi damai di halaman sekolah sejak pukul 06.30 hingga 10.00 WIB. Mereka membawa poster dengan tulisan “Siswa Bertindak, Tempat Koruptor di Penjara Bukan di Sekolah.” Aksi ini dipimpin Sandro, siswa kelas XI, sebagai bentuk protes atas dugaan pungutan yang dianggap tidak transparan.

Dalam aksinya, siswa mengajukan 10 tuntutan utama. Beberapa di antaranya adalah transparansi pengelolaan dana komite dan amal jariyah, penghapusan pungutan yang dianggap tidak wajar, kewajiban pemberian kwitansi setiap pembayaran, pengembalian dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang dipotong, serta pemberian fasilitas untuk lomba dan apresiasi bagi siswa berprestasi. Mereka bahkan mengancam akan melakukan mogok sekolah jika tuntutan ini tidak direspons.

Aksi ini menjadi sorotan publik karena memperlihatkan keberanian siswa menyuarakan haknya. Deni berharap peristiwa ini menjadi momentum perbaikan tata kelola keuangan pendidikan agar lebih transparan. 

“Ini bisa jadi fenomena gunung es. Orang tua siswa se-Jawa Timur silahkan menyampaikan unek-uneknya. Kita perbaiki bersama agar program peningkatan mutu berjalan baik tanpa membebani siswa,” pungkas Deni Wicaksono. Rko

Berita Terbaru

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…

BFI Finance Dorong Literasi Pembiayaan dan Kendaraan Bekas di Surabaya

BFI Finance Dorong Literasi Pembiayaan dan Kendaraan Bekas di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 15:17 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:17 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Literasi masyarakat dalam memilih pembiayaan kendaraan dan membeli mobil bekas menjadi perhatian dalam kegiatan NGOPI (Ngobrol O…

Calo SIM Diduga Masih Bergentayangan di Satpas Polres Gresik, Rp 850 Ribu SIM A Langsung Jadi Tanpa Ujian

Calo SIM Diduga Masih Bergentayangan di Satpas Polres Gresik, Rp 850 Ribu SIM A Langsung Jadi Tanpa Ujian

Jumat, 28 Agu 2026 14:27 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Janji memberantas praktik percaloan dalam pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satpas Satlantas Polres Gresik kembali d…

Dari Servis hingga Bantuan Darurat, Ini Kejutan Garasi.id di Usia ke-9

Dari Servis hingga Bantuan Darurat, Ini Kejutan Garasi.id di Usia ke-9

Jumat, 28 Agu 2026 14:25 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 14:25 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Memiliki mobil memang membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih praktis. Namun, dibalik kemudahan tersebut, ada tanggung jawab yang…

Polres Blitar Kota Gelar Pasukan dan Cek Kesiapsiagaan Almatsus

Polres Blitar Kota Gelar Pasukan dan Cek Kesiapsiagaan Almatsus

Jumat, 28 Agu 2026 11:08 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Polres Blitar Kota terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana kepolisian melalui apel gelar pasukan sekaligus p…

Kuasa Hukum Santoso Utomo Tjioe Hormati Sikap JPU dan Serahkan Penilaian Eksepsi kepada Majelis Hakim

Kuasa Hukum Santoso Utomo Tjioe Hormati Sikap JPU dan Serahkan Penilaian Eksepsi kepada Majelis Hakim

Jumat, 28 Agu 2026 11:08 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Perdebatan mengenai batas antara persoalan administratif dalam kegiatan usaha dan dugaan tindak pidana menjadi sorotan dalam s…