Demam Layangan di Kota Batu, Sawah Rusak hingga Pemotor Terjerat Benang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Demam layangan di Kota Batu banyak dikritik membahayakan warga sekitar. SP/ BTU
Ilustrasi. Demam layangan di Kota Batu banyak dikritik membahayakan warga sekitar. SP/ BTU

i

SURABAYAPAGI.com, Batu - Musim layangan di Kota batu selain digandrungi juga meresahkan warga setempat. Mereka mengeluh karena permainan tradisional tersebut turut merugikan dan membahayakan warga.

Salah satu keluhan yang diterima beragam baik dari petani hingga pengendara motor. Salah satu tempat yang sering digunakan bermain layangan dan merugikan warga sekitar berada di Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu (dekat Sanggar Tari Arjuna Wiwaha).

"Memang benar kami mendapatkan banyak laporan dari warga yang mengeluhkan anak-anak yang bermain layangan," terang plt Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kota Batu Arfan Fatahila, Kamis (28/08/2025).

"Di situ kan ada lapangan, persawahan dan lahan garapan. Kalau bermain layangan hanya di lapangan gitu gak masalah karena tidak mengganggu. Masalahnya mereka ini sudah luar biasa sampai main di lahan petani, belum kalau ada layangan putus dikejar dan lahan petani diinjak-injak sampai rusak," ungkapnya.

Dengan banyak keluhan yang didapat, Arfan menyayangkan apa yang dilakukan para pemain layangan yang terdiri dari anak-anak hingga dewasa tersebut. Seharusnya bermain layang-layang juga harus memperhatikan sekitar.

"Pengguna jalan yang lewat situ juga banyak yang lehernya kena jerat. Apalagi benang layangan itu tajam dan membahayakan. Ada juga temuan di situ sering digunakan untuk minuman-minuman keras," sambungnya.

"Sehingga jika mau menyalurkan hobi atau kesenangan, silahkan dilakukan di tempat yang tepat dan tidak mengganggu ketertiban umum tentu tidak menjadi persoalan," tuturnya.

Lebih lanjut, pihak Satpol PP juga telah menindaklanjuti terkait laporan dari warga tersebut. Petugas juga telah diturunkan untuk memberikan peringatan kepada masyarakat yang bermain layangan. bt-01/dsy

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …