SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Aksi unjuk rasa di depan Markas Komando (Mako) Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat, ditengahi sejumlah personel Marinir. Korp Marinir ikut menghampiri massa aksi untuk membuat tenang.
Upaya sejumlah personel marinir ini membuat massa aksi sedikit lebih tenang. Meski pun beberapa massa aksi masih ada yang terlihat menimpukkan batu hingga bambu dan meneriaki personel pengamanan Brimob.
Massa aksi akhirnya diminta oleh personel Marinir untuk tenang dan menyampaikan pendapat dengan tertib. Para anggota Marinir kemudian mengajak massa aksi untuk menyanyikan lagu 'Indonesia Pusaka', Jumat tadi (29/8).
Setelah itu, para anggota Marinir membagikan air minum kepada massa aksi. Namun beberapa massa aksi masih ada yang tetap melempari anggota Brimob.
Juga hadir Asintel Kaskostrad, Brigjen Muhammad Nas, dan Danyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kompol Anton Asrar. Mereka melakukan dialog.
Diskusi dilakukan di depan Markas Satuan Brimob Polda Metro Jaya saat massa aksi masih ramai melakukan demo.
Kompol Anton menyampaikan permohonan maaf karena anggota Brimob menabrak dan melindas seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan dengan kendaraan taktis (rantis) hingga tewas. jk/rmc
Editor : Raditya Mohammer Khadaffi