Lonjakan Kasus Tuberkulosis, Pemkab Jombang Maksimalkan Peran TP2TB

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Jombang, Warsubi. SP/ JBG
Bupati Jombang, Warsubi. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebagai upaya menekan lonjakan kasus tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Jombang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat mulai gencar memaksimalkan peran Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB).

“Jombang siap melaksanakan upaya eliminasi TBC dengan rencana aksi yang lebih terarah. Kami sudah menyiapkan langkah mulai dari memperkuat layanan kesehatan primer, memperluas deteksi dini hingga ke desa, sampai memastikan pasien mendapat pengobatan tuntas,” ujar Bupati Jombang, Warsubi, Minggu (31/08/2025).

Menurutnya, keberhasilan program eliminasi TBC tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, akan tetapi juga ditentukan oleh partisipasi warga, keluarga, dan lingkungan. 

“Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat Jombang ikut ambil bagian dalam gerakan eliminasi TBC. Bersama-sama kita wujudkan Jombang sehat dan bebas TBC,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr. Hexawan Tjahja Widada, menyebut angka kasus TBC terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Hingga pertengahan Agustus 2025, tercatat 1.474 kasus baru dari 11.300 warga yang sudah diperiksa.

“Setiap dua minggu, angka kasus TBC di Jombang terus bertambah. Pemeriksaan masif masih akan dilakukan hingga akhir tahun sesuai target Kementerian Kesehatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hexawan menambahkan, strategi penanggulangan tidak hanya fokus pada pengobatan pasien, tetapi juga pelacakan kontak erat.

“Setiap terduga TBC langsung diperiksa. Jika positif, 8 sampai 10 orang terdekat dalam keluarga juga kami periksa melalui investigasi kontak. Kontak yang terduga TB langsung diberikan terapi profilaksis dan terus diawasi. Semua data dicatat lewat aplikasi SITB yang dipantau langsung kementerian,” paparnya. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…