Akhirnya, Polres Blitar Kota Tetapkan 10 Tersangka Pasca Kerusuhan

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Situasi saat para ortunya jemput anak anaknya di Polres Blitar Kota semalam. SP/ Lestariono
Situasi saat para ortunya jemput anak anaknya di Polres Blitar Kota semalam. SP/ Lestariono

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah mengamankan 143 orang dalam aksi anarkis pada Sabtu malam (30 Agustus 2025), setelah dalam pemeriksaan selama 3 hari 4 malam kepada 143 orang tersebut, akhirnya  Polres Blitar Kota menetapkan 10 orang tersangka, sekaligus mengungkap tanaman ganja di wilayah Kabupaten Blitar, dari hasil  pemeriksaan para tersangka aksi kerusuhan yang kedapatan mengkonsumsi miras, sabu dan Narkoba.

Hal itu disampaikan Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly dalam keterangan pada wartawan pada Selasa (2 September 2025) malam, secara rinci Kapolres Blitar Kota menyampaikan atas  perkembangan dari penangkapan 143 orang pelaku penyerangan Mapolres Blitar Kota dan pembakaran,Pos Polisi Lalu Lintas di Jalan Sudanco Supriyadi Kota Blitar dan  Kantor DPRD Kabupaten Blitar pada, Minggu (31/8/2025).

Dari total 143 orang tersebut, terdiri dari dewasa 83 orang (1 perempuan dan 82 laki-laki) dan 60 anak-anak (2 perempuan dan 58 laki-laki). Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan, ditetapkan 10 orang menjadi tersangka dan 19 anak yang nantinya  berhadapan dengan hukum, sedang untuk ke 24 orang dikenakan Tipiring (Tindak pidana ringan).

"Untuk ke 10 orang tersangka telah dilakukan penahanan, sedang terhadap ke 19 anak yang  berhadapan dengan hukum tidak ditahan, sedangkan untuk ke 114 orang lainnya, sudah kami pulangkan," terang  AKBP Yudho  semalam.

AKBP Yudha menambahkan, bagi  anak-anak dengan membuat pernyataan dari orang tua yang diketahui Kepala Desa, Kapolsek, Danramil, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memberikan efek jera mereka (anak-anak ) di bawah umur itu.

"Adapun beberapa barang bukti yang diamankan, diantaranya 40 kayu pentungan, petasan kembang api, batu, barier yang terbakar, rambu lalu lintas, bendera dengan tiang dan beberapa lainnya masih dalam pengembangan," tambah AKBP Yudha.

Sedang untuk  barang-barang yang dirusak para pelaku pada Sabtu (30 Agustus 2025)  yang berupa bangunan pos polisi, satu pos Satpam, satu buah traffic light, 15 pot bunga,

CCTV di Jalan Sudanco Supriadi, papan tulisan polisi di depan Polres Blitar Kota, lampu taman dna 12 handphone. "Juga  personel Polres Blitar Kota yang terluka, dari data terakhir sebanyak 21 orang," tandasnya.

Setelah di dalami atas temuan ladang ganja yang tepatnya berada di Desa Krisik Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, merupakan dari hasil pengembangan penyelidikan dari salah satu pelaku.

AKBP Yudha menambahkan, saat dilakukan tes urine terhadap pelaku, hasilnya diketahui ada yang positif narkoba yaitu sabu-sabu dan ganja, selanjutnya dari yang positif ganja,dari hasil pengembangan hingga kemarin, Senin (1/8/2025) sore kita berhasil menemukan ladang. ganja

"Untuk detailnya nanti disampaikan lebih lanjut, kenapa kami sebut ladang. Karena cukup luas dan banyak tanamannya, lokasinya di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar," terang AKBP Yudha.

Kinj masih di kembangkan  termasuk sabu-sabu sekaligu  untuk bisa menangkap bandarnya.

"Jadi ini sesuatu yang luar biasa, karena belum pernah ada ladang ganja di Blitar. Apalagi sudah berjalan sekitar 2 tahun," ujar AKBP Yudho.

Anehnya tanaman ganja tersebut dibudidayakan di halaman rumah, dengan kondisinya berada di lereng pegunungan yang subur sehingga cocok ditanami ganja oleh pelaku.

"Detailnya nanti kami rilis, untul luas dan jumlah tanamannya. Karena anggota baru selesai tadi subuh mencabuti tanaman ganjanya, kemudian sedang dikembangkan ke beberapa pihak," terangnya.

Untuk pemilik ladang ganja, dipastikan tidak ikut dalam aksi massa yang anarkis. Tapi sebagai penjual, yang diketahui pembelinya salah satu pelaku penyerangan Polres Blitar Kota serta perusakan dan pembakaran Kantor DPRD yang diamankan.

"Saat ini pemilik ladang sudah diamankan, sehingga bisa ditemukan penanamnya," pungkas AKBP Yudha. les

Berita Terbaru

Pemkab Mulai Bidik Mangrove Pesisir Sidoarjo Jadi Aset Ekonomi Karbon

Pemkab Mulai Bidik Mangrove Pesisir Sidoarjo Jadi Aset Ekonomi Karbon

Selasa, 11 Agu 2026 15:24 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Untuk menjaga kawasan pantai, sekaligus mendorong kawasan tersebut sebagai aset ekonomi baru bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten…

Perajin Tempe Kampung Sanan Kota Malang Menjerit, Biaya Produksi Naik hingga Rp12.500

Perajin Tempe Kampung Sanan Kota Malang Menjerit, Biaya Produksi Naik hingga Rp12.500

Selasa, 11 Agu 2026 15:13 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.comn, Malang - Selain bahan pangan dan sejumlah kebutuhan lain yang juga naik, turut mempengaruhi kenaikan harga kedelai membuat perajin tempe di…

Bikin Bocah Gatal-gatal, DLH Kota Malang Batasi Operasional Air Mancur Alun-alun Merdeka

Bikin Bocah Gatal-gatal, DLH Kota Malang Batasi Operasional Air Mancur Alun-alun Merdeka

Selasa, 11 Agu 2026 15:04 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti peristiwa gatal-gatal pada anak-anak, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui DLH setempat telah membatasi…

Pemkab Bojonegoro Salurkan Pupuk NPK, Beban Pengeluaran Petani Tembakau Berkurang

Pemkab Bojonegoro Salurkan Pupuk NPK, Beban Pengeluaran Petani Tembakau Berkurang

Selasa, 11 Agu 2026 14:59 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sebagai upaya dalam menjaga produktivitas tanaman sekaligus mengurangi beban pengeluaran para petani tembakau selama musim…

Di Tengah Rehabilitasi Pasar Klojen, Pemkab Lumajang: Pedagang tak Perlu Direlokasi

Di Tengah Rehabilitasi Pasar Klojen, Pemkab Lumajang: Pedagang tak Perlu Direlokasi

Selasa, 11 Agu 2026 14:51 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti progres rehabilitasi sejumlah fasilitas pasar, salah satunya di Pasar Klojen, Kabupaten Lumajang, Pemerintah…

Lanjutkan WFH setiap Jumat, Pemkab Lumajang Mampu Hemat Kas Hingga Rp464 Juta

Lanjutkan WFH setiap Jumat, Pemkab Lumajang Mampu Hemat Kas Hingga Rp464 Juta

Selasa, 11 Agu 2026 14:44 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 14:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dengan efisiensi penerapan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat, Pemerintah…