Jelang Maulid Nabi, Warga di Banyuwangi Gelar Tradisi Endog-endogan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kemeriahan tradisi endog-endogan yang tiap tahun digelar di Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW
Kemeriahan tradisi endog-endogan yang tiap tahun digelar di Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang bulan Maulid untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW, warga Banyuwangi, Jawa Timur kerap menggelar tradisi tahunan yang dinamai endog-endogan. Tradisi tersebut merupakan salah satu warisan budaya Banyuwangi yang unik dan penuh makna. 

Bagi masyarakat Banyuwangi, terutama komunitas Using, endog-endogan bukan sekadar perayaan, tetapi juga ungkapan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus sarana memperkuat syiar Islam di Bumi Blambangan.

Sejak awal kemunculannya, tradisi endog-endogan mengalami pasang surut. Ada masa ketika tradisi ini dijalankan meriah, ada masa ketika hampir terpinggirkan oleh arus modernisasi, Rabu (03/09/2025).

Namun, pada tahun 1995, pemerintah daerah Banyuwangi mulai memberi perhatian khusus dengan memasukkannya dalam agenda resmi pariwisata. Sejak itu, tradisi ini dikemas lebih menarik untuk memikat wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Kini, tradisi endog-endogan semakin berkembang. Arak-arakan berlangsung lebih terorganisir, hiasan telur semakin kreatif, dan fungsi sosialnya semakin kuat sebagai sarana mempererat kebersamaan warga.

Setiap wilayah di Banyuwangi bahkan memiliki ciri khas tersendiri dalam menghias jodang dan menggelar prosesi. Kondisi ini menunjukkan kekayaan budaya lokal yang tetap lestari.

Tradisi endog-endogan bukan hanya acara seremonial, melainkan simbol kecintaan masyarakat Banyuwangi kepada Nabi Muhammad SAW. Melalui tradisi ini, nilai-nilai keislaman dipadukan dengan kekayaan budaya Using, sehingga membentuk identitas khas daerah.

Tidak heran jika hingga kini tradisi endog-endogan tetap hidup dan menjadi kebanggaan Banyuwangi, sekaligus daya tarik wisata religi yang terus berkembang. Eksistensi tradisi endog-endogan bahkan terjaga lebih dari dua abad. by-01/dsy

Berita Terbaru

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar — Kabupaten Ponorogo membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur untuk memperkuat jejaring kota kreatif. Upaya ini …

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh. Fasilitas Liponsos Sidoarjo bakal…

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya membangun kepedulian terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui pendekatan k…

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan Green A…

Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan UMKM Warga Jalan Kunti, Ubah Stigma Kampung Narkoba

Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan UMKM Warga Jalan Kunti, Ubah Stigma Kampung Narkoba

Minggu, 18 Okt 2026 15:17 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mengubah stigma kampung narkoba yang ada di Jalan Kunti, Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…