Ribuan Ton Gula Petani Jombang Masih Menumpuk di Gudang Pabrik Gula

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Stok gula di gudang yang belum terserap dengan baik, sehingga banyak petani yang mengeluh dan merugi. SP/ JBG
Ilustrasi. Stok gula di gudang yang belum terserap dengan baik, sehingga banyak petani yang mengeluh dan merugi. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebanyak ribuan ton gula petani di Jombang, Jawa Timur nyatanya masih menumpuk di gudang-gudang pabrik gula (PG). Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu musim tanam tebu berikutnya.

Padahal, sebelumnya pemerintah sudah berjanji akan menyerap gula petani yang gagal terjual di Jombang. Namun, hingga kini juga belum juga terealisasi, sehingga menjadi pukulan bagi para petani.

”Gula masih menumpuk di gudang. Padahal janji penggelontoran dana oleh Danantara untuk membeli gula sangat ditunggu,” ujar Wakil Ketua Umum DPN Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Basyarudin saleh, Rabu (03/09/2025).

Lebih lanjut, dampaknya bukan hanya pada keuangan petani, tetapi juga siklus tanam dan perawatan kebun. ”Musim tanam bisa mundur, perawatan terganggu, kualitas tebu menurun,” imbuhnya.

Menurutnya, mayoritas petani di Jombang saat ini melakukan rawat ratoon, yakni merawat tebu yang sudah ditebang tanpa menanam baru. Sementara bongkar ratoon atau tanam baru biasanya dilakukan pada Juni–Juli.

”Idealnya tiga kali musim tanam baru bongkar. Tapi karena pembiayaan tersendat, banyak yang belum bisa tanam atau merawat optimal,” jelasnya.

Apalagi jika harga pupuk tinggi dan biaya perawatan terus meningkat. Tanpa adanya penyerapan hasil panen pemerintah, keberlangsungan musim tanam dan kualitas produksi tebu rakyat dikhawatirkan akan menurun. 

Perlu diketahui, sebanyak 100 ribu ton gula milik petani tebu di Kabupaten Jombang hingga kini menumpuk di sejumlah tempat, terutama di gudang-gudang pabrik gula. Harga gula yang anjlok ditambah lagi membanjirnya gula rafinasi di pasaran membuat petani tebu semakin terpuruk. 

Sehingga, menindaklanjuti hal itu, pihak APTRI mendesak pemerintah segera merealisasikan komitmen penyerapan gula petani. ”Kalau pemerintah serius ingin swasembada gula nasional, harus ada solusi nyata. Gula petani harus segera diserap,” tegas Basyarudin. jb-01/day

Berita Terbaru

KPK: Sidang Perdana Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Pemkot Madiun Digelar 11 Juni  ‎

KPK: Sidang Perdana Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Pemkot Madiun Digelar 11 Juni ‎

Jumat, 05 Jun 2026 14:56 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:56 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, MADIUN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan proses hukum perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat tiga tersangka di lin…

Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar

Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 14:33 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Seiring kemelutnya masarakat wilayah Kec.Kepanjen Kabupaten Malang dengan pihak PJT ( Perum Jasa Tirta ) sejak beberapa waktu lalu,…

Polres Blitar Kota Laksanakan Kegiatan Pengamanan Penyaluran Bansos

Polres Blitar Kota Laksanakan Kegiatan Pengamanan Penyaluran Bansos

Jumat, 05 Jun 2026 14:31 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna tertib dan amanya pelaksanaan Pembagian Bantuan Sosial dari Pemkab Blitar, pada hari ini Kamis, 4 Juni 2026 Jumat 5 Juni 08.00…

DPRD Kota Madiun Rampungkan Pembahasan Tiga Raperda Inisiatif 

DPRD Kota Madiun Rampungkan Pembahasan Tiga Raperda Inisiatif 

Jumat, 05 Jun 2026 14:28 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:28 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kota Madiun telah merampungkan pembahasan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif yang dibahas melalui penyampaian …

Riset Baru Tunjukan Intervensi Padat Nutrisi Terbukti Klinis dan Ekonomis Atasi Masalah Gizi Anak

Riset Baru Tunjukan Intervensi Padat Nutrisi Terbukti Klinis dan Ekonomis Atasi Masalah Gizi Anak

Jumat, 05 Jun 2026 12:34 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 12:34 WIB

Untuk Wujudkan Generasi Emas 2045 Bebas Stunting…

Ditenggarai Ada Tokoh Tokoh Besar Dibalik Korupsi di BGN, Irjen (Purn) Sony Sonjaya, Siap Jadi Justice Collaborator

Ditenggarai Ada Tokoh Tokoh Besar Dibalik Korupsi di BGN, Irjen (Purn) Sony Sonjaya, Siap Jadi Justice Collaborator

Jumat, 05 Jun 2026 11:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 11:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengacara mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya, Krisna Murti menyebut, Sony siap membuka nama-nama besar…