SURABAYAPAGI.com, Kediri - Melalui turnamen catur nasional terbuka Kajari Cup 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, Jawa Timur berupaya dalam mendorong pembinaan atlet catur, mengingat mereka berhasil meraih satu medali emas, dua perak, dan tiga perunggu dalam ajang Porprox IX beberapa waktu lalu.
Turnamen yang digelar di Gedung Sport Center Kampus 4 Universitas Nusantara PGRI Kediri ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Kediri ke-1146 sekaligus Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80 dan diharapkan mampu melahirkan pecatur-pecatur berprestasi yang dapat membanggakan Indonesia.
“Hal ini membuktikan bahwa catur memiliki masa depan cerah di Kota Kediri,” ujar Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha, Senin (15/09/2025).
Lebih lanjut, Gus Qowim, sapaan akrabnya juga menekankan bahwa penyelenggaraan turnamen ini sejalan dengan visi misi Kota Kediri 'Mapan' (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni), khususnya pada sektor 'Kediri City Tourism'. Ada ratusan peserta yang ikut dalam acara ini.
Sebagai informasi, Turnamen Catur Nasional 2025 ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-1146 Kota Kediri sekaligus Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80, yang dikategorikan mulai dari U10 putra-putri, U14 putra-putri, U18 putra-putri, hingga perorangan terbuka.
Sebanyak 611 peserta dari berbagai provinsi antara lain Sumatera Barat, Bali, Sulawesi Utara, Jawa Tengah, Jawa Barat, Papua, DIY, serta Jawa Timur turut berpartisipasi. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp66,3 juta.
“Kehadiran ratusan peserta dari seluruh Indonesia bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga bagian dari promosi pariwisata. Dengan semakin banyak tamu yang datang, harapannya Kota Kediri semakin dikenal luas sebagai kota yang hangat, indah, sekaligus penuh potensi,” tegasnya. kd-01/dsy
Editor : Desy Ayu