SURABAYAPAGI.COM, Karawang - Mobil baru rilis bulan Mei 2025 sudah dapat omongan negatif terkait performa dari pemilik dan pemakai.
Chery Tiggo 8 Chery Super Hybrid (CSH), mobil hybrid ini mulai dijual resmi di Indonesia pada 15 Mei 2025. Mobil ini merupakan SUV tujuh penumpang dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Walaupun mobil ini masih baru di resmikan penjualan nya bulan Mei kemarin, sejumlah konsumen mempertanyakan Performa mobil itu, rata rata konsumen tersebut mengeluh soal tenaga yang mendadak hilang saat dikendarai. Pihak Chery Sales Indonesia (CSI) tak membantah soal itu dan mengaku tengah berupaya mengatasinya.
Head of Brand Department Chery Sales Indonesia (CSI) Rifkie Setiawan. Ia menuturkan masalah hilang tenaga dari mobil hybrid itu diduga karena kinerja sistem perangkat lunak yang belum sempurna.
"Jadi kombinasi perangkat lunak yang memang beberapa tidak harus jadi langsung perfect banget gitu, jadi ada beberapa yang mungkin perlu di-update ada bugs gitu. Nah itu sudah menjadi hal yang lumrah dalam hal teknologi. Sekarang tinggal cek saja seperti apa. Dan kalau misalkan diperlukan software update kami akan update dan lain-lain," kata Rifkie di Karawang, Jawa Barat.
Kasus Tiggo 8 CSH hilang tenaga saat dikendarai juga sempat dialami sejumlah media saat sesi test drive belum lama ini. Kasus ini sebelumnya ramai dibicarakan di media sosial namun sekarang postingan mengenai masalah ini telah dihapus.
Selain soal itu ada pula akun yang sempat mengumbar masalah konsumen Tiggo 8 CSH kesulitan mengalami perbaikan di dealer akibat penolakan. Terdapat juga bukti foto salah satu komponen internal yang mengalami penyok, padahal mobil belum pernah tabrakan.
Terkait masalah komponen internal mobil konsumen yang penyok, Rifkie bilang baru mendengar masalah tersebut. Kata dia pihaknya kini sedang melakukan investigasi untuk penanganan lebih lanjut.
"Itu baru kami dengar dan lagi investigasi," kata Rifkie. kar-01/gfr.
Editor : Redaksi