Pengaruh Kapasitas Ampere Aki yang Tidak Tepat pada Kinerja Mobil

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Mengganti aki mobil memang harus sesuai dengan spesifikasi yang disarankan oleh pabrikan, terutama dalam hal kapasitas ampere. Pasalnya, memilih aki dengan kapasitas ampere yang lebih kecil dari spesifikasi asli dapat menimbulkan berbagai masalah. Salah satunya adalah aki yang cepat soak atau tekor karena tidak mampu memenuhi kebutuhan daya listrik perangkat elektrikal mobil. Hadi, Direktur PT Wacana Prima Sentosa, distributor aki Massiv di Indonesia, menjelaskan bahwa kapasitas aki yang tidak mencukupi akan menyebabkan aki cepat kehabisan daya sebelum sempat terisi kembali, sehingga perangkat kelistrikan mobil tidak berfungsi secara optimal.

Lebih lanjut, Hadi menambahkan bahwa kekurangan daya listrik dari aki yang lebih kecil bisa menimbulkan bahaya lain, yaitu gejala aki kembung. Meskipun aki dengan kapasitas lebih kecil cenderung lebih cepat ter discharge, ia juga bisa mengalami overcharge, yang bisa merusak aki tersebut.

Pada mobil bekas, aki memang menjadi sumber utama arus listrik yang sangat vital untuk kelistrikan mobil. Seiring pemakaian, kinerja aki akan menurun, dan akhirnya harus diganti dengan yang baru. Namun, dalam beberapa kasus, mencari aki dengan spesifikasi ampere yang tepat bisa menjadi tantangan. Lalu, apakah diperbolehkan mengganti aki dengan kapasitas ampere yang lebih besar?

Syahrudin, Battery Technical Advisor PT Astra Otoparts, mengatakan bahwa penggantian aki dengan ampere yang lebih besar sebenarnya masih diperbolehkan, asalkan tidak terlalu jauh perbedaannya. Sebagai contoh, jika mobil Honda Mobilio menggunakan aki dengan kapasitas 35 Ah, kita masih bisa menggantinya dengan aki 40 Ah atau 45 Ah, selama perbedaan kapasitasnya tidak terlalu signifikan.

Namun, penting untuk selalu mempertimbangkan spesifikasi kendaraan dan daya listrik yang dibutuhkan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.jkt-02/raf

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…