SURABAYAPAGI.com, Batu - Baru-baru ini para pembeli mengeluh lantaran sejumlah harga komoditas daging ayam di Kota Batu, Jawa Timur mengalami kenaikan yang signifikan. Diketahui, dari harga kisaran Rp 32 ribu per kilogram, naik menjadi Rp 39 ribu per kilogramnya sejak sepekan lalu.
"Naiknya harga daging ayam ini sudah sejak seminggu lalu. Naiknya bertahap sampai sekarang jadi Rp 39 ribu per kilo," kata salah satu pedagang daging ayam di Pasar Induk Among Tani Agung Budi, Rabu (17/09/2025).
Agung pun tidak mengetahui secara pasti penyebab kenaikan harga itu. Namun, diperkirakan kenaikan harga daging ayam dikarenakan banyak peternak ayam mengalami gagal panen.
Termasuk adanya musibah kebakaran yang terjadi di sebuah kandang ayam yang ada di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu pada hari Sabtu (13/09/2025) lalu juga menjadi penyebab harga daging ayam melonjak.
"Saya juga nggak tahu kenapa harga daging ayam melonjak. Padahal tidak ada momen ramai seperti tahun baru atau bulan ramadhan," kata dia.
Lebih lanjut, adanya kenaikan harga daging ayam ini turut berdampak pada berkurangnya jumlah pembelian. Agung mencontohkan, biasanya per hari menjual 50 ekor daging ayam, kini hanya mencapai 30 ekor per hari.
"Ada total 25 penjual ayam di pasar Induk among tani ini. Semuanya merasakan dampak kenaikan harga daging ini," tandasnya.
Sementara itu, hingga saat ini hanya beberapa pelanggan yang merupakan pemilik usaha warung makan atau kuliner yang tidak menghentikan pembelian daging ayam darinya.
“Para pemilik warung makan ini membeli daging ayam untuk memenuhi permintaan pelanggan warungnya. Makannya mereka tetap membeli (daging ayam) walaupun harganya mahal,” jelas Agung. bt-01/dsy
Editor : Desy Ayu