Peringati Hari Ozon, KAI Daop 7 Madiun Bagikan Bibit Pohon ke Penumpang KA

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Manajer Humas Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul membagikan bibit tanaman hias kepada penumpang KA yang hendak berangkat dari Stasiun Madiun. SP/ MDN
Manajer Humas Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul membagikan bibit tanaman hias kepada penumpang KA yang hendak berangkat dari Stasiun Madiun. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia setiap tanggal 16 September, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun membagikan bibit pohon kepada sejumlah penumpang kereta api di Stasiun Madiun.

Pasalnya, selama ini transportasi menjadi salah satu penyumbang emisi gas rumah kaca yang berdampak pada perubahan iklim sekaligus memperburuk kualitas udara. Sehingga, dengan banyak menanam pohon dan mendukung inovasi ramah lingkungan.

"Peringatan Hari Ozon ini menjadi momentum tepat untuk mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan yang berdampak besar pada kesehatan bumi dan masa depan generasi mendatang," ujar Manajer Humas Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul, Jumat (19/09/2025).

Selain bibit pohon buah dan tanaman hias, petugas KAI Daop 7 juga membagikan aneka barang kerajinan yang terbuat dari limbah atau sampah plastik daur ulang kepada para calon penumpang di Stasiun Madiun.

"Ini adalah wujud nyata dari komitmen Daop 7 Madiun dalam mengaplikasikan konsep 3R yakni Reduce, Reuse, Recycle. Barang kerajinan itu merupakan hasil olahan limbah yang dilakukan oleh pegiat dari Omah Edukasi Ecobrick Kota Madiun," katanya.

Lebih lanjut, KAI Daop 7 Madiun terus berupaya untuk mewujudkan kereta api sebagai moda transportasi yang ramah lingkungan, antara lain pemanfaatan panel surya di beberapa kantor Daop 7 untuk memenuhi kebutuhan listrik, guna mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

Daop 7 Madiun juga menyediakan dispenser air yang dapat digunakan penumpang untuk mengisi ulang botol minum di beberapa stasiun, sehingga mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai, yang berada di Stasiun Madiun, Stasiun Jombang, Stasiun Kediri, dan Stasiun Blitar.

Selain itu, Daop Madiun juga melakukan sistem daur ulang pada air untuk pencucian kereta api agar dapat digunakan kembali, sehingga menghemat penggunaan air bersih. Sehingga, dengan langkah-langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk terus berinovasi demi lingkungan yang lebih baik, sekaligus mewujudkan masa depan yang hijau dan berkelanjutan. md-01/dsy

Berita Terbaru

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…