Bakal Diisi 69 Siswa SD-SMP, Sekolah Rakyat di Trenggalek Resmi Beroperasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyambangi peserta didik Sekolah Rakyat jelang makan siang di asrama SR Trenggalek. SP/ TRG
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyambangi peserta didik Sekolah Rakyat jelang makan siang di asrama SR Trenggalek. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek mulai mengoperasikan Sekolah Rakyat dengan sistem asrama (boarding school). Nantinya jika bangunan Sekolah Rakyat sudah selesai mereka akan pindah. Untuk tahap awal ini, hanya tersedia siswa untuk jenjang SD dan SMP saja. Sedangkan untuk jenjang SMA masih belum ada siswa. 

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengungkap, pada gelombang pertama, terdapat puluhan siswa dari jenjang SD hingga SMP yang resmi menempati sekolah tersebut.

"Saya bersyukur Sekolah Rakyat bisa dilaksanakan. Saat ini ada 69 siswa-siswi, mulai dari usia 6-7 tahun hingga tingkat SMP. SMA belum ada. Ini adalah Sekolah Rakyat ke-50 yang beroperasi di Indonesia," ujar Bupati Mochamad Nur Arifin, Rabu (01/10/2025).

Pada tahap awal, Sekolah Rakyat Trenggalek menempati bekas gedung Balai Latihan Kerja (BLK) dan Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Perinaker) Trenggalek. Seluruh bangunan telah disulap menjadi asrama, ruang kelas, dapur umum, ruang belajar malam, hingga area perkantoran.

Para siswa yang berasal dari berbagai kecamatan di Trenggalek kini mulai tinggal di asrama dan mengikuti kegiatan belajar mengajar layaknya sekolah pada umumnya. Selama beroperasi, seluruh aktivitas siswa akan diawasi dan dibimbing oleh wali asuh.

"Untuk tenaga pengajar sudah disiapkan. Ada yang ditugaskan dari Dinas Pendidikan Trenggalek, ada dari Dinas Kesehatan, ada juga rekomendasi dari Kementerian Sosial. Kemudian dari Sentra Terapi akan mempersiapkan psikolog," jelasnya.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Trenggalek, Christina Ambarwati menambahkan terdapat 16 tenaga pendidik di Sekolah Rakyat ini. Mereka terdiri dari kepala sekolah, guru agama, guru SD dan guru SMP. Para siswa akan langsung melakukan kegiatan MPLS. 

Bupati Arifin berharap Sekolah Rakyat Trenggalek ke depan dapat berkembang menjadi sekolah inklusi yang mampu menampung siswa berkebutuhan khusus. "Lokasi ini sifatnya sementara, kami masih menunggu proses pembangunan yang akan dilakukan pemerintah pusat di lahan yang sudah kami siapkan," ungkap Arifin. tr-01/dsy

Berita Terbaru

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur m…

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Lismawati mengaku berutang Rp250 juta ke koperasi untuk memenuhi permintaan uang yang menurut k…

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Masih dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan ke-457 serta Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, PSLB (Paguyuban Scooterist Lamongan…

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pemaksimalan volume irigasi untuk pertanian, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Balai Besar Wilayah…

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Diduga Serangan Jantung dan Lambatnya Penanganan Medis…

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Satuan tugas (Satgas) Menu Bergizi Gratis ( MBG) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat pasca terungkapnya praktik dugaan pembuangan limbah …