SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai salah satu langkah strategis dalam mendeteksi kasus TBC secara dini, khususnya bagi kelompok rentan dan masyarakat yang memiliki riwayat kontak erat dengan penderita TBC, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo menggelar skrining Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis (TBC) melalui layanan Mobile X-Ray di Kantor Kecamatan Bantaran.
Kegiatan tersebut menyasar 176 warga Kecamatan Bantaran. Dengan pelaksanaan skrining mencakup pemeriksaan gejala, layanan kesehatan, edukasi terkait bahaya dan penularan TBC hingga pemeriksaan penunjang menggunakan Mobile X-Ray bagi masyarakat berisiko.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Nina Kartika menyampaikan kegiatan skrining sistematis tersebut bertujuan memperkuat penemuan kasus TBC secara aktif melalui pemeriksaan foto toraks yang terintegrasi dengan program kesehatan masyarakat yang sudah berjalan.
“Kegiatan ini bertujuan memperkuat penemuan kasus TBC atau case finding melalui skrining sistematis sehingga deteksi dini bisa dilakukan lebih cepat, terutama bagi kelompok rentan dan kontak erat pasien TBC,” ujarnya.
Selain pemeriksaan medis, kegiatan tersebut juga diiringi edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini dan kepatuhan menjalani pengobatan guna mencegah penularan TBC di lingkungan sekitar. Melalui kegiatan skrining ACF TBC berbasis Mobile X-Ray ini, Dinkes Kabupaten Probolinggo berharap angka penemuan kasus TBC meningkat, penanganan pasien menjadi lebih cepat dan kualitas kesehatan masyarakat semakin baik.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini sehingga kasus TBC dapat segera ditemukan dan ditangani sebelum menular lebih luas,” jelasnya. pr-03/dsy
Editor : Redaksi