Petani Sumringah, Harga Cabai di Jombang Stabil Saat Cuaca Ekstrem

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beny, salah satu petani di Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, memetik cabai rawit merah di lahan miliknya. SP/ JBG
Beny, salah satu petani di Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, memetik cabai rawit merah di lahan miliknya. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Musim panen cabai musim ini membuat para petani sumringah. Pasalnya, di tengah cuaca ekstrem, harga cabai tak membuat harga cabai di Jatim turun. Kondisi ini membuat petani cabai di Jombang bisa sedikit bernapas lega setelah sempat terpukul oleh anjloknya harga di awal tahun.

Salah satunya Beny Saputro, petani cabai asal Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, mengaku bersyukur dengan hasil panen dan harga jual saat ini. Meski dihantam hujan tak menentu, harga cabai rawit merah justru stabil di kisaran Rp 25.000 per kilogram.

“Meskipun hujan datang tidak menentu dan beberapa tanaman rusak, tapi hasil panen masih cukup bagus. Yang paling bikin senang, harga cabai tidak jatuh seperti tahun lalu,” ujar Beny, Kamis (02/10/2025).

Beny yang mengelola 5.000 batang tanaman cabai, mampu memanen sekitar 20 kilogram per hari. Saat panen raya, jumlahnya bisa tembus 1,5 kuintal. Dengan modal produksi sekitar Rp 5 juta, ia menyebut saat ini sudah mulai menikmati keuntungan.

“Sudah mulai balik modal dan untung sedikit-sedikit,” tambahnya.

Stabilnya harga cabai ini menjadi kabar baik di tengah ketidakpastian cuaca. Para petani berharap kondisi ini bisa bertahan agar usaha tani tetap berjalan. Meski demikian tantangan hama masih jadi ancaman serius para petani cabai.

Hama yang menyerang cabai cukup banyak. Selain menghadapi hama dan cuaca ekstrem, para petani juga mendorong adanya peningkatan akses pasar agar hasil panen bisa langsung terserap, tanpa harus melalui banyak tengkulak.

Meski demikian, adanya kestabilan harga seperti yang terjadi saat ini menjadi tumpuan para petani untuk tetap produktif dan menjaga keberlanjutan usaha para tani di wilayah tersebut. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat  Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Langkah besar Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam wujudkan Pesantren percontohan, dan meningkatkan kualitas pendidikan terus…

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat  untuk memanfaatkan semaksimal mungkin layanan Cek …

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — PT PAL Indonesia berhasil mempercepat produksi Landing Platform Dock (LPD). Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan K…

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

  SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kasus dugaan kekerasan asusila yang menjerat Jayadi (55), pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur'an Raden Wijaya di …

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tepat tanggal 20 Mei 2026 merupakan Hari Kebangkitan Nasional, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan semangat…

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti melepas 3.600 lulusan Sekolah Me…