Tanpa Antri Bank, Guru Ngaji Jember Terima Honorarium Langsung di Desa

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seorang Guru Ngaji di Jember menerima honor langsung di Kantor Desa Kecamatan Panti.
Seorang Guru Ngaji di Jember menerima honor langsung di Kantor Desa Kecamatan Panti.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember melalui program kesejahteraan keagamaan kembali menyalurkan honorarium guru ngaji tahap kedua, yang kali ini dimulai dari Kecamatan Panti. Sebanyak tujuh desa di kecamatan ini menjadi lokasi awal distribusi, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 644 orang.

Rinciannya, Desa Glagahwero menerima 42 penerima, Kemiri 84 penerima, Kemuningsari Lor 111 penerima, Pakis 60 penerima, Panti 83 penerima, Serut 154 penerima, dan Suci 110 penerima. Seluruh penerima menerima insentif langsung di kantor desa masing-masing tanpa harus datang dan mengantri ke Bank Jatim sebagaimana mekanisme tahun sebelumnya.

Camat Panti, Hendra Kusuma, S.Sos menyampaikan bahwa penyaluran tahap kedua yang dimulai dari Kecamatan Panti merupakan bentuk nyata perhatian Bupati Jember Muhammad Fawait terhadap kesejahteraan para guru ngaji. "Alhamdulillah, kami dipercaya menjadi kecamatan pertama dalam penyaluran tahap kedua ini. Semoga menjadi berkah bagi seluruh penerima dan semakin memotivasi mereka dalam mendidik anak-anak kita," ujarnya.

Dukungan dan doa mengalir dari para guru ngaji. Muhammad Mustofa Latif, salah seorang penerima asal Desa Glagahwero, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya saat menerima honorarium tersebut. "Sebelumnya kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan mendoakan Gus Fawait atas disalurkannya honor guru ngaji serta perhatiannya kepada kami. Semoga program ini terus berlanjut dan semakin banyak guru ngaji yang bisa merasakannya," ungkap Latif.

Ia juga menegaskan bahwa sistem penyaluran tahun ini jauh lebih memudahkan. "Kalau dulu harus antri di Bank Jatim, tahun ini cukup datang ke kantor desa. Alhamdulillah, lebih cepat daripada yang kemarin," ucapnya.

Program insentif ini tidak hanya dipandang sebagai bantuan finansial, tetapi juga bentuk penghargaan atas pengabdian para guru ngaji yang tanpa lelah mendidik generasi agar berakhlak mulia, menjaga tradisi keilmuan Islam, serta memperkuat fondasi moral di tingkat desa.

Dengan langkah ini, Pemkab Jember meneguhkan tekadnya bahwa pembangunan tidak hanya menyentuh infrastruktur, tetapi juga menyapa hati dan perjuangan mereka yang berada di garis depan pendidikan moral dan spiritual masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Jember, Nurul Hafid Yasin S. STP, M. Si, menjelaskan bahwa pembukaan rekening baru dilakukan serentak di delapan kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Ajung sebanyak 214 orang, Arjasa 53 orang, Bangsal 334 orang, Gumukmas 185 orang, Puger 269 orang, Rambipuji 185 orang, Umbulsari 192 orang, dan Silo 136 orang. “Dengan sistem ini, pencairan dana bisa langsung melalui rekening masing-masing guru ngaji. Lebih praktis, transparan, dan menjamin akuntabilitas,” tegas Hafid.

Salah seorang penerima manfaat dari Kecamatan Rambipuji, Muhammad Abi Yazid, turut menyampaikan kesannya usai mengikuti pembukaan rekening. Menurutnya, cara ini lebih efektif karena tidak perlu repot mengurus banyak syarat. “Informasinya cukup melalui HP, kemudian diarahkan ke kecamatan. Kami tinggal ambil berkas, isi data, selesai. Ini pertama kali saya memiliki rekening Bank Jatim, dan alhamdulillah prosesnya sangat mudah,” ungkapnya. Rko

Berita Terbaru

Masa Tanam Ketiga: 156 Waduk di Gresik Mengering, Petani Mulai Gelisah Kebutuhan Pasokan Air

Masa Tanam Ketiga: 156 Waduk di Gresik Mengering, Petani Mulai Gelisah Kebutuhan Pasokan Air

Rabu, 19 Agu 2026 13:53 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 13:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Selama musim kemarau, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik mencatat sebanyak 156 waduk dan 115 daerah irigasi mulai…

Ditutup Total Pasca Karhutla, Wisata Gunung Bromo Siap Dibuka Kembali 20 Agustus

Ditutup Total Pasca Karhutla, Wisata Gunung Bromo Siap Dibuka Kembali 20 Agustus

Rabu, 19 Agu 2026 13:31 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 13:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pasca kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang mengakibatkan harus…

Permintaan Naik, Harga Ayam Potong di Kediri Tembus Rp 42 Ribu per Kilogram

Permintaan Naik, Harga Ayam Potong di Kediri Tembus Rp 42 Ribu per Kilogram

Rabu, 19 Agu 2026 13:30 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 13:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sejak menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan hajatan hingga Saat ini, harga ayam potong di sejumlah pasar tradisional…

Semangat Fly Higher Warnai HUT Ke-65 Bank Jatim, Perkuat Langkah Menuju Transformasi Berkelanjutan

Semangat Fly Higher Warnai HUT Ke-65 Bank Jatim, Perkuat Langkah Menuju Transformasi Berkelanjutan

Rabu, 19 Agu 2026 12:53 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 12:53 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 dengan rangkaian kegiatan yang…

Cegah Bencana Kekeringan, Pemkab Lamongan Dropping Air Bersih ke 3.095 KK

Cegah Bencana Kekeringan, Pemkab Lamongan Dropping Air Bersih ke 3.095 KK

Rabu, 19 Agu 2026 12:28 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menindaklanjuti fenomena kekeringan agar tidak meluas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melalui Badan Penanggulangan Bencana…

Mulai September-Desember 2026, Pemkot Surabaya Gelar Lomba Kampung Pancasila di Seluruh RW

Mulai September-Desember 2026, Pemkot Surabaya Gelar Lomba Kampung Pancasila di Seluruh RW

Rabu, 19 Agu 2026 11:55 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Siap-siap warga Kota Pahlawan, mulai September hingga Desember 2026 Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menggelar Lomba Kampung…