Berton-ton Tomat di Madiun Membusuk: Harga Anjlok, Petani Merugi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah petani menurunkan tomat hasil panen yang saat ini merugi karena banyak yang membusuk di lahan pertanian, wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN
Sejumlah petani menurunkan tomat hasil panen yang saat ini merugi karena banyak yang membusuk di lahan pertanian, wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Selama musim panen, para petani di wilayah Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun yang harusnya untung, justru merugi. Pasalnya, sebanyak berton-ton tomat siap panen membusuk di lahan pertanian, sehingga mengakibatkan harga tomat di tingkat petani terjun bebas. 

"Harga Rp 2 ribu saja pedagang tidak ada yang mau," ujar Septian Bayuaji salah seorang petani asal Kare, Kamis (3/10/2025).

Lebih lanjut, Bayu mengungkapkan, saat ini petani menunggu realisasi serapan pemerintah daerah terkait hasil panen tomat petani yang sempat dijanjikan saat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau lahan tomat, Sabtu (27/09/2025) lalu.

"Saat itu kata Bu Gubernur mau dibeli 4,5 ton dengan harga Rp 4 ribu," kata Bayu.

Menurut Bayu, realisasi pembelian tomat dilakukan oleh sejumlah dinas di lingkup Pemkab Madiun. Itupun jumlahnya tidak sesuai yang dijanjikan. "Katanya mau diambil Selasa, terus diundur Jumat. Tadi pagi malah ditelepon katanya hanya bisa ambil 1 kuintal dengan harga Rp 2 ribu,” kata Bayu.

Perlu diketahui, sampai Kamis sore baru 4,5 kuintal tomat yang terbeli dengan harga Rp 4 ribu. Sementara sekitar 8,5 kuintal sudah terlanjur dipetik belum ada kejelasan penyerapan. Ditambah sekitat 1,5 ton lebih masih berada di lahan dan belum ada kepastian.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Madiun, Paryoto, menyatakan bahwa pembelian sudah mulai berjalan. Hingga Kamis siang, tercatat 450 kilogram tomat dibeli dengan harga Rp 4 ribu per kilogram.

“Yang membeli berbagi, ada dari Pertanian 150 kilogram, DKPP 100, Perdagangan 150, dan Dukcapil 50 kilogram,” ujar Paryoto melalui pesan WhatsApp.

Pemerintah Daerah (Pemda) juga berjanji akan menyerap hasil panen petani belum terealisasi sesuai harapan. Namun, jika penyerapan ini tidak segera dilakukan, para petani berencana membawa tomat ke pendopo Kabupaten Madiun untuk dibagikan secara gratis. md-01/dsy

Berita Terbaru

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Empat suporter PSS Sleman tewas setelah minibus yang mereka tumpangi menabrak truk tronton di KM 616+200 jalur A Tol Nga…

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar — Kabupaten Ponorogo membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur untuk memperkuat jejaring kota kreatif. Upaya ini …

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh. Fasilitas Liponsos Sidoarjo bakal…

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya membangun kepedulian terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui pendekatan k…

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan Green A…