Antisipasi ISPA, Dinkes Kota Malang Imbau Warga Disiplin Gunakan Masker di Ruang Publik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pasien ISPA yang sedang dirawat di Rumah Sakit. SP/ MLG
Ilustrasi. Pasien ISPA yang sedang dirawat di Rumah Sakit. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai bentuk antisipasi dini terhadap paparan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) saat musim pancaroba, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengimbau warga kota setempat agar disiplin mengenakan masker saat beraktivitas di ruang publik.

"Cuaca sekarang terkadang paginya panas dan sorenya mendung terus hujan, paling tidak ketika beraktivitas di tempat keramaian umum gunakan masker sebagai pelindung supaya tidak terkena ISPA," kata Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif, Senin (20/10/2025).

DIketahui berdasarkan catatan Dinkes Kota Malang hingga akhir September 2025 jumlah penyakit ISPA di Kota Malang mencapai 8.990 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 4.598 kasus ISPA terdeteksi menjangkit kelompok masyarakat dengan rentang usia 19 hingga 59 tahun.

Kemudian, sebanyak 1.618 kasus ISPA ditemukan pada kelompok masyarakat dengan rentang usia antara 10 tahun sampai 18 tahun. Selanjutnya, 1.463 kasus ISPA ditemukan menjangkit kelompok lansia yang berusia 60 tahun ke atas dan kelompok usia 5 tahun sampai 9 tahun tercatat 1.311 kasus.

"Kalau laporan yang sifatnya bulanan angkanya stagnan dari bulan sebelumnya, hampir sama," ucap dia.

Lebih lanjut, Husnul menyebut berdasarkan data yang tersedia, masyarakat perlu memproteksi diri dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ISPA. Selain menggunakan masker, warga diminta juga untuk kembali memperkuat penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) ketika akan dan setelah melakukan aktivitas, baik di dalam ruangan maupun di ruang publik.

Menurutnya, penggunaan masker dan penerapan PHBS menjadi pencegahan awal terhadap paparan penyakit tersebut. Lalu, penting menjaga imunitas tubuh dengan memperhatikan asupan nutrisi sehari-hari.

"ISPA itu datang dengan keluhan tidak enak, mulai dari hidung sampai saluran pernapasan atas. Bisa serik, bersin, dan ada batuk sudah masuk ISPA," ujarnya. ml-01/dsy

Berita Terbaru

5 Pasar Tradisional Surabaya Terus Dikebut, Ditarget Tuntas Pertengahan Mei 2026

5 Pasar Tradisional Surabaya Terus Dikebut, Ditarget Tuntas Pertengahan Mei 2026

Senin, 04 Mei 2026 13:38 WIB

Senin, 04 Mei 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hingga pertengahan Mei 2026, sedikitnya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah rampung menargetkan lima pasar dibenahi, yakni…

Sukses Breeding, Saat Ini Koleksi Komodo di KBS Surabaya Tembus Lebih dari 50 Ekor

Sukses Breeding, Saat Ini Koleksi Komodo di KBS Surabaya Tembus Lebih dari 50 Ekor

Senin, 04 Mei 2026 13:29 WIB

Senin, 04 Mei 2026 13:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya turut mengapresiasi keberhasilan pengembangbiakan komodo di Kebun Binatang Surabaya (KBS)…

Progres Perbaikan Jalan di Kota Madiun Terpaksa Tertunda Imbas Harga Aspal Melonjak Naik

Progres Perbaikan Jalan di Kota Madiun Terpaksa Tertunda Imbas Harga Aspal Melonjak Naik

Senin, 04 Mei 2026 13:06 WIB

Senin, 04 Mei 2026 13:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Baru-baru ini terjadi lonjakan terhadap komoditas harga aspal yang dikeluhkan hingga membuat sejumlah perbaikan jalan di Kota Madiun…

Lewat Edukasi Kebersihan Pangan, Dinkes Madiun Tekan Risiko Bahaya Biologi Tak Kasat Mata

Lewat Edukasi Kebersihan Pangan, Dinkes Madiun Tekan Risiko Bahaya Biologi Tak Kasat Mata

Senin, 04 Mei 2026 12:57 WIB

Senin, 04 Mei 2026 12:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui edukasi kesehatan pangan melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun…

Masuki Masa Tanam: Harga Solar Subsidi Langka, Petani di Jember Terpaksa Beli Eceran Mahal

Masuki Masa Tanam: Harga Solar Subsidi Langka, Petani di Jember Terpaksa Beli Eceran Mahal

Senin, 04 Mei 2026 12:45 WIB

Senin, 04 Mei 2026 12:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Selepas harga plastik hingga LPG 3 Kilogram (Kg) subsidi mahal hingga langka, kini memasuki masa tanam kedua, petani di Jember mulai…

Lewat ‘Wadul Guse’, Jember Tangani Beragam Aduan Warga Selama April 2026

Lewat ‘Wadul Guse’, Jember Tangani Beragam Aduan Warga Selama April 2026

Senin, 04 Mei 2026 12:36 WIB

Senin, 04 Mei 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melalui kanal pengaduan masyarakat ‘Wadul Guse’, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember membuktikan komitmennya dalam memberikan pel…