SURABAYAPAGI.com, Blitar - Hujan lebat pada Rabu sore (22 Oktober 2025) yang melanda wilayah Kabupaten Blitar sejak pukul 14.00, yang menimbulkan tanah longsor, hal itu terjadi di Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari Kab.Blitar.
Kejadian, yang mengakibatkan tanah longsor setinggi 20 meter. Peristiwa tersebut menimpa satu rumah warga ambruk dan mengakibatkan tiga anggota keluarganya alami luka-luka serius.
Peristiwa longsoran tanah itu menimpa rumah milik Mukri 55 warga desa Tulungrejo Kec.Gandusari Kab.Blitar, dengan kondisi rumah ambruk, dan menimpa keluarga Mukri saat berada dalam rumah, untuk korban yakni Agustrina P, terluka pada tengkuk lehernya, Jupri Widodo 24 terluka pada pipi dan kakinya, dan Akza Vario 1.5 balita alami luka di kepalanya, kini ketiganya masih dirawat di RSUD. Ngudiwaluyo Wlingi, setelah petang itu dirujuk ke Rumah sakit
Menurut Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman yang mendatangi TKP sore itu bersama Komandan Kodim 0808 Blitar serta Kabag OPS Poles Blitar di dampingi Kapolsek Gandusari AKP Heru dan beberapa anggotanya, menyampaikan, peristiwa longsoran tanah yang menimpa rumah warga setempat, akibat hujan yang begitu deras sejak siang hari (Rabu 22 Oktober 2025).
"Kejadian tersebut akibat curah hujan yang cukup tinggi, sehingga tanah di sekitar lokasi tidak stabil, yang mengakibatkan tanah longsor," terang AKBP Arif Fazlurrahman Rabu petang.
Kapolres Blitar menambahkan, sejak kejadian, warga masyarakat melakukan pencegahan secara alami bersama anggotanya, guna menanggulangi longsor susulan, untuk para korban, sore itu langsung dibawa ke RSUD Ngudiwaluyo untuk perawatan.
Peristiwa alam dengan kejadian tanah longsor, Polres Blitar melakukan tindakan cepat bersama instansi terkait, BPBD Kab Blitar bersama warga masyarakat setempat.
"Guna keselamatan warga masyarakat sekitar, kita telah memasang police line di sekitar lokasi bencana untuk mencegah akses masuk, bagi warga yang tidak berkepentingan," terang Kapolres Blitar.
Untuk akses jalan di area tersebut sementara ditutup untuk meminimalisir risiko longsor susulan.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap kewaspadaan, waspadai lingkungan utamanya daerah daerah yang rawan longsor bila terjadi hujan, pesan ini untuk seluruh masyarakat, apa lagi curah hujan begitu intensif tinggi,” pesan AKBP Arif
Pihak berwenang masih terus melakukan pemantauan dan penanganan untuk memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi bencana. "Kita terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di sekitar kita,termasuk di wilayah lainya." Pungkas Kapolres Blitar yang juga di panggil Ustad ini. les
Editor : Desy Ayu