Menkeu Tolak Gaya Bicaranya yang "Koboian" Lemahkan Soliditas Pemerintahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Tanggapi Penilaian Eks Kepala Kantor Kepresidenan (PCO) Soal Gaya Komunikasinya Sering 'Baku Tikam' dengan Pejabat lain

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akui punya gaya bicaranya yang 'koboi'. Ini diklaim terbukti membalikkan kepercayaan masyarakat.

Ia menyebut kepercayaan masyarakat ke pemerintah membaik seiring kondisi ekonomi yang bagus.

Maka itu, ia tolak gaya komunikasinya yang sering 'baku tikam' dengan pejabat lain bisa melemahkan soliditas pemerintahan.

Purbaya, membeberkan data hasil survei masyarakat yang menunjukkan kepercayaan terhadap pemerintah naik. Data itu dirilis pada Oktober 2025 setelah dirinya resmi masuk kabinet menjadi Bendahara Negara pada bulan sebelumnya.

Pernyataannya ini untuk membantah eks Kepala Kantor Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi yang menyatakan bahwa gaya komunikasi Purbaya yang sering 'baku tikam' dengan pejabat lain bisa melemahkan soliditas pemerintahan.

Sebelumnya, Hasan Nasbi mengkritik gaya komunikasi Purbaya yang sering sentil pejabat lain di ruang terbuka. Menurutnya, pola komunikasi seperti itu berpotensi melemahkan solidaritas pemerintah.

"Kalau kita bicara dalam konteks pemerintah, ya sesama anggota kabinet, sesama pemerintah enggak bisa baku tikam terus-menerus di depan umum, karena itu akan melemahkan pemerintah," ujar Hasan Nasbi melalui YouTube pribadinya.

Menurut Hasan Nasbi, jika ingin ada yang disampaikan terkait kritik dan saran sebaiknya di ruang tertutup. Ia mencontohkan permasalahan Purbaya vs Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang saling silang pendapat tentang jumlah dana yang mengendap di bank.

"Kalau mau baku tikam di ruang tertutup, mau saling koreksi, mau saling marah-marah, mau saling debat, mau tunjuk-tunjukkan di ruang tertutup, tapi kalau di ruang terbuka, kita nanti akan meng-entertain orang yang tidak suka dengan pemerintah," jelasnya.

 

Akui Gaya Bicaranya 'Koboian'

"Stabilitas pemerintah amat baik di mata masyarakat, kecuali di mata orang itu ya," kata Purbaya di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Senin (27/10/2025)

Purbaya menunjukkan data indeks kepercayaan konsumen kepada pemerintah per Oktober 2025 yang dilakukan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Dalam data itu, disampaikan bahwa kepercayaan masyarakat mulai membaik setelah sempat anjlok hingga muncul demo besar-besaran pada Agustus 2025.

"Juli-Agustus-September turun terus ke titik terendah, ini lah terjadi banyaknya demo. Kita lakukan kebijakan yang mungkin bagi kalangan (lain) agak drastis, agak katakanlah ceplas ceplos, tapi ini berhasil membalikkan sentimen masyarakat ke pemerintah. Justru ini levelnya sekarang sudah sama dengan ini, jadi sudah stabil lagi," beber Purbaya sambil menunjukkan hasil survei yang dipegangnya.

Purbaya menyebut kepercayaan masyarakat ke pemerintah membaik seiring kondisi ekonomi yang bagus. Selain itu, gaya bicaranya yang 'koboi' diklaim terbukti membalikkan kepercayaan masyarakat.

"Jadi ini ada korelasinya. Ketika ekonomi buruk, mereka (masyarakat) nggak suka pemerintah, makanya banyak demo besar-besaran. Ketika balik, mereka juga senang ke pemerintah. Jadi sepertinya saya koboi, tapi yang saya lakukan adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat ke pemerintah," imbuhnya. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

AHY Ditunjuk Ketua Dewan Pakar IKA UNAIR, Siap Jembatani Kampus dan Kebijakan Publik

AHY Ditunjuk Ketua Dewan Pakar IKA UNAIR, Siap Jembatani Kampus dan Kebijakan Publik

Rabu, 24 Jun 2026 09:13 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 09:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), resmi dipercaya menjadi K…

DPRD Jatim Desak Perda BUMD Pangan Segera Dibahas, Dinilai Bisa Perkuat Ekonomi Pertanian

DPRD Jatim Desak Perda BUMD Pangan Segera Dibahas, Dinilai Bisa Perkuat Ekonomi Pertanian

Rabu, 24 Jun 2026 08:36 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 08:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SUrabaya – DPRD Jawa Timur mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur segera menyusun dan membahas rancangan peraturan daerah (Perda) terkait p…

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 457 tahun, dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, digelar sunatan massal, yang…

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Aksi untuk mendesak dan mendukung kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disuarakan oleh relawan di mana-mana, tak…

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI : Dalam momentum Hari Hidrasi Nasional, AQUVIVA merek air minum dalam kemasan (AMDK) dari WINGS Food yang pertama di Indonesia menggunakan…

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – PT Gudang Garam Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (23/6/2026) di Grand Surya Hotel, Jalan Dhoho No. …