Dukung Swasembada Pangan, Pemkot Madiun Gelontorkan Bantuan Pupuk 146 Ton

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Para petani saat menebar pupuk ke tanaman padi miliknya. SP./ MDN
Ilustrasi. Para petani saat menebar pupuk ke tanaman padi miliknya. SP./ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka memperkuat dan mendukung program swasembada pangan Presiden RI Prabowo Subianto, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menggelontorkan bantuan pupuk bagi para petani. Total, sebanyak ratusan ton pupuk NPK.

Khusus tahun ini, pemkot menyalurkan 146 ton pupuk NPK dengan alokasi anggaran sekitar Rp 1,69 miliar APBD 2025 untuk 34 kelompok tani (poktan) Berbadan Hukum Indonesia (BHI).

“Anggaran tahun ini Rp 1,69 miliar. Petani bagian dari program swasembada pangan yang harus diperhatikan. Kalau tidak, ketahanan pangan akan rapuh,” ungkap Wali Kota Madiun Dr. Maidi, Rabu (29/10/2025).

Diharapkan dengan adanya program bantuan tersebut, dapat membantu petani menekan biaya produksi, sehingga mampu meningkatkan produktivitas lahan pertanian dan kesejahteraan mereka. Serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional untuk mencapai swasembada pangan.

Selain pupuk, Dr. Maidi menyebut Pemkot Madiun juga membantu petani memperoleh air. Yakni, dengan membuat sumur sibel di beberapa wilayah rawan kekeringan. Seperti di wilayah Kelurahan Tawangrejo, Kelurahan Pilangbango, dan Wilayah Kelun. 

Di samping itu, pemkot berencana membuat sumur artesis agar debit air stabil dan tidak mudah kering serta hemat energi karena tidak memerlukan pompa. “Kita upayakan air artesis. Kebutuhan air sangat penting bagi produktivitas lahan pertanian,” terangnya.

Dengan sederet bantuan tersebut, Dr. Maidi berharap kesejahteraan 1.325 petani di Kota Madiun lebih terjamin. Pun, produktivitas lahan pertanian seluas 884 hektare semakin meningkat.

“Kita juga harus berterima kasih kepada Pak Presiden (Prabowo Subianto) yang menetapkan harga gabah kering panen (GKP) dari petani minimal Rp 6.500 per kilogram. Insya Allah petani semakin sejahtera,” pungkasnya. md-01/dsy

Berita Terbaru

261 Siswa Dilibatkan, School Lab Farming Petrokimia Gresik Dongkrak Hasil Panen hingga Lima Kali Lipat

261 Siswa Dilibatkan, School Lab Farming Petrokimia Gresik Dongkrak Hasil Panen hingga Lima Kali Lipat

Selasa, 08 Sep 2026 11:19 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Anggapan bahwa sektor pertanian kurang menarik bagi generasi muda perlahan mulai terbantahkan. PT Petrokimia Gresik (Persero) justru …

Cegah Karhutla, Balai Besar TNBTS Hentikan Sementara Kegiatan Syuting dan Event

Cegah Karhutla, Balai Besar TNBTS Hentikan Sementara Kegiatan Syuting dan Event

Selasa, 08 Sep 2026 11:01 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Demi meminimalkan risiko kebakaran hutan yang kian meningkat akibat kondisi cuaca kemarau ekstrem, Balai Besar Taman Nasional Bromo…

Tekan Sampah Sekali Pakai, Pemkab Banyuwangi Kembangkan Sistem Refill

Tekan Sampah Sekali Pakai, Pemkab Banyuwangi Kembangkan Sistem Refill

Selasa, 08 Sep 2026 10:42 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai langkah strategis dalam mengurangi sampah kemasan sekali pakai sejak dari sumbernya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Atasi Kemiskinan, Pemkab Madiun Percepat Penanganan Ribuan Unit RTLH

Atasi Kemiskinan, Pemkab Madiun Percepat Penanganan Ribuan Unit RTLH

Selasa, 08 Sep 2026 10:26 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya pengentasan kemiskinan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, mempercepat penanganan unit rumah warga setempat yang…

Fenomena Antrean BBM Makin Panjang, Pemkab Jember Siapkan Skema WFH

Fenomena Antrean BBM Makin Panjang, Pemkab Jember Siapkan Skema WFH

Selasa, 08 Sep 2026 10:10 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) semakin…

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Nganjuk Batasi Bawang Merah Masuk dari Luar Daerah

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Nganjuk Batasi Bawang Merah Masuk dari Luar Daerah

Selasa, 08 Sep 2026 10:01 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan melindungi hasil produksi petani lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, membatasi…