Musim Hujan, Dinkes Tulungagung Tingkatkan Kewaspadaan Ancaman DBD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Tulungagung, Desi Lusiana Wardani. SP/ TLG
Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Tulungagung, Desi Lusiana Wardani. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan berbagai ancaman penyakit memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur (Jatim), mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap demam berdarah dengue (DBD).

"Sekarang posisi kita aman, tapi seminggu terakhir mulai musim hujan. Ini yang jadi kewaspadaan kami," ungkap Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Tulungagung, Desi Lusiana Wardani, Kamis (30/10/2025).

Pasalnya, saat ini kasus DBD diperkirakan akan kembali melonjak. Pada Tahun 2025 ini, Tulungagung telah mencatat 420 kasus DBD dan dengue shock syndrome (DSS) dengan 5 kematian.

Lebih lanjut, Desi memaparkan perbedaan ancaman DBD antara musim kemarau dan hujan. Saat kemarau, sarang nyamuk DBD lebih banyak ditemukan di dalam rumah, seperti kamar mandi. 

Namun, saat musim hujan, banyak benda di luar rumah yang bisa menampung air hujan dan menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti, vektor virus DBD. 

Dan diprediksi pola tahunan serangan DBD biasanya terjadi di awal musim hujan, dan mencapai puncaknya pada Bulan Desember. Sehingga, untuk mengantisipasi lonjakan kasus, Dinkes Tulungagung menggalakkan kembali Gerakan 3M Plus. 

Sementara itu, untuk gerakan 3M Plus meliputi Menguras tempat penampungan air, Menutup rapat tempat penampungan air, dan Mengubur barang bekas yang bisa menampung air. "Plus" dari gerakan ini, adalah penggunaan krim anti nyamuk, kelambu atau pemanfaatan ikan pemakan jentik. Inti dari gerakan ini, adalah menghilangkan tempat nyamuk berkembang biak. Selain itu, Dinkes juga telah menyiapkan sarana pengasapan (fogging) untuk lingkungan yang terkonfirmasi ada kasus DBD. 

Diketahui, kasus paling menonjol terjadi pada Januari 2025, dengan 144 kasus dan 3 pasien meninggal dunia, diikuti Februari 2025 dengan 100 kasus dan 1 kematian, serta Juni 2025 dengan 23 kasus dan 1 kematian. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 457 tahun, dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, digelar sunatan massal, yang…

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Aksi untuk mendesak dan mendukung kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disuarakan oleh relawan di mana-mana, tak…

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI : Dalam momentum Hari Hidrasi Nasional, AQUVIVA merek air minum dalam kemasan (AMDK) dari WINGS Food yang pertama di Indonesia menggunakan…

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – PT Gudang Garam Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (23/6/2026) di Grand Surya Hotel, Jalan Dhoho No. …

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan korupsi Kabupaten Ponorogo, Sugiri Sancoko, meluapkan kekesalannya dalam persidangan di P…

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak  ‎

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak ‎

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Antusiasme warga mengikuti khitan massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun membludak. Dari target awal 290 peserta, ju…