Tekan Kasus Kehamilan Remaja, Pemkot Madiun Intensif Pembinaan dan Edukasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Madiun Maidi bersama peserta dalam kegiatan FGD Tekan Angka Kehamilan Remaja yang digelar Dinkes Kota Madiun di Puskesmas Demangan Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN
Wali Kota Madiun Maidi bersama peserta dalam kegiatan FGD Tekan Angka Kehamilan Remaja yang digelar Dinkes Kota Madiun di Puskesmas Demangan Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya menekan kasus kehamilan pada usia remaja, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun telah komitmen berkolaborasi dengan  berbagai pihak untuk melakukan pembinaan dan edukasi terhadap remaja, antara lain orang tua, guru, masyarakat, dan dinas serta lembaga terkait.

Pasalnya, banyaknya kasus kehamilan di usia remaja tidak dibarengi dengan upaya mencegah stunting anak dan dampak persoalan sosial yang ditimbulkan. Sehingga, sebelum hal tersebut terjadi, Pemkot tengah gencar-gencarnya melakukan berbagai upaya dengan pembinaan dan edukasi.

"Kehamilan pada usia remaja harus kita cegah karena belum waktunya. Anak-anak muda harus dibina sejak dini melalui pembinaan kesehatan dan pendidikan yang berkelanjutan," ungkap Wali Kota Madiun Maidi, Jumat (31/10/2025)

Lebih lanjut, tak lupa, pihaknya juga mewanti-wanti pelajar untuk pandai memilah dan memilih pergaulan, karena pergaulan yang salah berisiko merampas masa depan yang digelar dalam diskusi terpumpun "Tekan Angka Kehamilan Remaja" yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Madiun di Puskesmas Demangan, kemarin.

"Nikah dini itu tidak enak. Ibarat layu sebelum berkembang. Remaja hamil berisiko tinggi melahirkan anak stunting dan persoalan sosial lain, karena pernikahannya rentan tidak harmonis akibat usia yang belum matang," katanya.

Diketahui, Berdasarkan Data Pengadilan Agama Kota Madiun angka dispensasi nikah tahun 2020 tercatat sebanyak 17 kasus, tahun 2021 sebanyak 11 kasus, tahun 2022 sebanyak 16 kasus, dan tahun 2023 sebanyak 14 kasus.

Guna menindaklanjuti hasil diskusi, Pemkot Madiun membentuk tim dari bidang kesehatan untuk melakukan sosialisasi dan pendampingan ke sekolah-sekolah serta kelompok remaja akan bahaya kehamilan usia remaja dan pernikahan usia dini. "Melalui upaya itu diharapkan mampu menekan angka pernikahan dini dan kehamilan remaja di Kota Madiun secara signifikan," katanya. md-01/dsy

Berita Terbaru

Tak Hanya PNS, PPPK Paruh Waktu di Kota Mojokerto Juga Terima Gaji ke-13

Tak Hanya PNS, PPPK Paruh Waktu di Kota Mojokerto Juga Terima Gaji ke-13

Kamis, 04 Jun 2026 16:42 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 16:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto mencairkan gaji ke-13 bagi 3.692 pegawai dengan total anggaran Rp13,2 miliar. Menariknya, selain PNS,…

3 Mantan Petinggi BGN Ditangkap Kejagung, SPPG di Ponorogo Lumpuh 

3 Mantan Petinggi BGN Ditangkap Kejagung, SPPG di Ponorogo Lumpuh 

Kamis, 04 Jun 2026 15:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Pengusutan kasus dugaan korupsi di internal Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) mulai memicu efek domino di…

Dishub Bakal Perbaiki Layanan Kinerja Transportasi Publik Suroboyo Bus dan Wira-Wiri

Dishub Bakal Perbaiki Layanan Kinerja Transportasi Publik Suroboyo Bus dan Wira-Wiri

Kamis, 04 Jun 2026 15:22 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyusul adanya keluhan masyarakat terkait perilaku berkendara yang dinilai kurang tertib, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Rehabilitasi Trotoar dan Drainase di Jalan Buya Hamka, Dinperkim Jombang Anggarkan Rp 3 Miliar

Rehabilitasi Trotoar dan Drainase di Jalan Buya Hamka, Dinperkim Jombang Anggarkan Rp 3 Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 15:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebagai upaya mengurangi genangan air di kawasan perkotaan yang masih terus berlanjut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang…

Atasi Krisis Makam di Perkotaan, Pemkab Ngawi Siapkan Lahan Pemakaman Baru Seluas 1,8 Hektare

Atasi Krisis Makam di Perkotaan, Pemkab Ngawi Siapkan Lahan Pemakaman Baru Seluas 1,8 Hektare

Kamis, 04 Jun 2026 15:04 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Sebagai upaya strategis mengatasi keterbatasan tempat pemakaman yang terjadi di sejumlah wilayah perkotaan, Pemerintah Kabupaten…

Suara Gemuruh dan Bau Amoniak Diduga dari Pabrik Petrokimia Gresik Bikin Warga GKB Resah

Suara Gemuruh dan Bau Amoniak Diduga dari Pabrik Petrokimia Gresik Bikin Warga GKB Resah

Kamis, 04 Jun 2026 15:01 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Warga Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Kabupaten Gresik, dikejutkan oleh suara gemuruh keras yang berlangsung terus-menerus pada…