SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti Bantuan Langsung Tunai Daerah (BLTD) tahap II tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun telah menyalurkan bantuan tersebut ke 2.104 keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah setempat. Dan untuk penyaluran kali ini untuk triwulan kedua tahun 2026 yang berlangsung di tiga kecamatan.
"Pemkot kembali menyalurkan bantuan sosial secara serentak di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kartoharjo, Manguharjo dan Taman," jelas Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Madiun Heri Suwartono, Selasa (07/07/2026).
Dan di Kecamatan Kartoharjo, penyaluran dipusatkan di aula Kantor Kelurahan Pilangbango, untuk Kecamatan Manguharjo dilakukan di aula Kantor Kelurahan Patihan, serta Kecamatan Taman penyaluran dipusatkan di aula Kantor Kelurahan Josenan. "Penyaluran BLTD triwulan kedua tahun 2026 untuk alokasi April, Mei dan Juni dengan besaran Rp200 ribu per bulan, sehingga KPM menerima Rp600 ribu," katanya.
Menurutnya, program ini menjadi salah satu upaya Pemkot Madiun untuk mengurangi beban ekonomi warga sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Bantuan itu murni bersumber dari APBD Tahun 2026. Total anggaran yang digelontorkan mencapai sekitar Rp1,2 miliar.
Selain BLTD dari APBD, Pemkot Madiun juga menyalurkan BLTD yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada 970 penerima manfaat. Nominal bantuan yang diberikan sama, yakni Rp200 ribu per bulan selama tiga bulan, sehingga total Rp600 ribu.
Dengan demikian, secara keseluruhan penyaluran bantuan BLTD dan BLTD DBHCHT di Kota Madiun menyasar 3.074 keluarga penerima manfaat (KPM). Rinciannya, di Kecamatan Kartoharjo terdapat 796 KPM, Kecamatan Manguharjo 905 KPM, dan Kecamatan Taman 1.373 KPM. Dengan harapan warga yang menerima bantuan dana tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan hal-hal yang bermanfaat lainnya. md-01/dsy
Editor : Redaksi