SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Gunung Piramid yang terletak di Kabupaten Bondowoso sekaligus salah satu gugusan Pegunungan Argopuro dengan punggung batu yang cepat menjadi legenda di kalangan pendaki. Pasalnya, bentuknya yang lancip menyerupai piramida Mesir membuat gunung ini mudah dikenali dari kejauhan.
Meski pesonanya yang indah dan eksotis, Gunung Piramid juga memiliki sisi keras dengan jalur sempit, tanjakan curam, serta sejumlah insiden tragis yang menjadi pengingat agar pendaki tidak meremehkan medannya, Jumat (07/11/2025).
Meskipun ketinggiannya tergolong sedang, sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut, karakter medannya yang curam membuat pendakian terasa jauh lebih menantang, terutama bagi pendaki pemula. Meski demikian, daya tarik utama Gunung Piramid masih menjadikannya destinasi favorit pendaki dan pencinta alam.
Mulai dari panorama alam menakjubkan, jalur pendakian yang menantang, hingga sensasi menapaki puncak berbentuk segitiga yang ikonik, setiap langkah di gunung ini menawarkan pengalaman tak terlupakan.
Bagi pencinta tantangan, lintasan sempit dan tanjakan curam di Gunung Piramid menawarkan pengalaman adrenalin yang berbeda dari jalur pendakian biasa. Terdapat beberapa titik akses populer menuju gerbang Gunung Piramid. Jalur pendakian umumnya dimulai dari desa-desa di Kecamatan Curahdami atau wilayah sekitar lereng Argopuro.
Kondisi jalan menuju pos awal bervariasi. Beberapa bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat, sementara sebagian lainnya membutuhkan kendaraan 4x4 atau harus dilanjutkan dengan berjalan kaki.
Waktu tempuh menuju puncak tergolong singkat jika cuaca dan kondisi fisik pendaki mendukung. Namun, karena medannya ekstrem, durasi pendakian bisa lebih lama bagi kelompok yang memilih berjalan dengan hati-hati.
Meski terbilang jalur tantangan mematikan, Gunung Piramid masih menawarkan kombinasi yang sulit diabaikan, puncak ikonik, panorama dramatis, dan tantangan teknis yang memikat. Satu langkah ceroboh di punggungan sempit dapat berakibat fatal. bd-01/dsy
Editor : Desy Ayu