Diterjang Material Longsor, 1 Rumah Ambruk hingga 9 Terisolasi di Jember

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Longsoran yang terjadi di bantar sungai di Jalan Imam Bonjol Nomor 70, RT 002/RW 001, Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur. SP/ JBR
Longsoran yang terjadi di bantar sungai di Jalan Imam Bonjol Nomor 70, RT 002/RW 001, Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur. SP/ JBR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Diterjang material longsor imbas hujan deras, mengakibatkan sebanyak satu rumah ambruk dan sembilan lainnya terisolasi yang terjadi sekitar pukul 13.15 WIB di Jalan Imam Bonjol Nomor 70, RT 002/RW 001, Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Indra Tri Purnomo mengungkap, jika longsor tersebut terjadi karena sebelumnya, hujan intensitas sedang hingga lebat membuat air sungai meluap dan mengikis tanah di tepi aliran. 

"Hujan sedang hingga lebat mulai Minggu dini hari sampai siang di wilayah tersebut menyebabkan air sungai di Kecamatan Kaliwates meluap dan mengikis tanah di bantaran sungai," jelasnya, Senin (10/11/2025).

Kemudian pada pukul 13.00 WIB, terdengar bunyi retakan di rumah warga bernama Sarina (75) yang berada di Jalan Imam Bonjol di Kelurahan/Kecamatan Kaliwates. Menyadari kondisi berbahaya, ia segera mengevakuasi diri bersama keluarganya. 

Tak lama berselang, bagian tanah dibawah rumah amblas dan menyeret bangunan berukuran 2x4 meter ke aliran sungai. "Pada pukul 13.15 WIB, terjadi tanah longsor dan rumah nenek Sarina yang berukuran 2x4 meter di bantaran sungai ambruk ikut terbawa longsor," tuturnya.

Selain itu, dampak tanah longsor sepanjang kurang lebih 12 meter mengakibatkan jalan setapak dengan lebar dua meter di depan rumah korban terputus, sehingga sembilan rumah tidak memiliki akses untuk keluar masuk kendaraan roda dua.

"Akses jalan setapak terputus, sembilan rumah terisolasi tidak bisa keluar masuk kendaraan," katanya.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim BPBD Jember telah melakukan koordinasi, asesmen, arahan, dokumentasi, dan mendistribusikan bantuan logistik untuk membantu korban yang terdampak tanah longsor tersebut, serta memasang tanda garis polisi agar lokasi yang rawan longsor tersebut tidak dilalui oleh warga sekitar.

BPBD Jember juga memberikan rekomendasi agar Dinas PU BMSDA melakukan pembangunan dinding penahan atau bronjong serta menghimbau warga untuk waspada. "Kami menghimbau kepada masyarakat di lokasi terutama dua rumah di sebelah rumah nenek Sarina untuk mewaspadai terjadinya longsor susulan, dan mengosongkan rumah bagian belakang," ujarnya. jr-01/dsy

Berita Terbaru

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

  BLOCKCHAIN dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan mata uang kripto bukanlah …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …