Jadi Magnet Ekonomi di Jatim, Investasi Kabupaten Lumajang Tembus Rp1,9 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Lumajang, Indah Amperawati. SP/ LMJ
Bupati Lumajang, Indah Amperawati. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Hingga triwulan III tahun 2025, Kabupaten Lumajang termasuk daerah dengan geliat ekonomi paling menjanjikan di Jawa Timur (Jatim). Capaian nilai investasi tersebut menembus Rp1,989 triliun, menandai kepercayaan tinggi investor terhadap stabilitas dan potensi ekonomi daerah di kaki Gunung Semeru itu.

Capaian ini bukan hanya angka, melainkan refleksi dari keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan berpihak pada kemajuan masyarakat.

“Investasi bukan sekadar angka di atas kertas, tetapi motor penggerak kesejahteraan masyarakat. Semua sektor harus memberikan manfaat nyata bagi ekonomi rakyat, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing daerah,” kata Bupati Lumajang, Indah Amperawati, Selasa (11/11/2025).

Dari total hampir Rp2 triliun investasi tersebut, kontribusi terbesar datang dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pariwisata, pertambangan, dan industri pengolahan.

Potensi alam Lumajang yang kaya membuat sektor-sektor tersebut tumbuh pesat. Di bidang agroindustri, investasi diarahkan pada hilirisasi hasil pertanian seperti pisang, tebu, dan kopi, agar produk lokal memiliki nilai tambah tinggi.

“Sementara di sektor pariwisata, Lumajang terus mengembangkan konsep pariwisata berkelanjutan yang memadukan keindahan alam Semeru, Ranu Pane, dan kawasan B29 dengan pemberdayaan masyarakat lokal,” katanya.

Tak ketinggalan, industri kreatif dan pengolahan berbasis potensi desa mulai tumbuh di berbagai kecamatan. Pemkab mendorong investor lokal maupun nasional agar turut membangun industri kecil menengah yang berorientasi ekspor, tanpa meninggalkan kearifan lokal. Tak heran jika Pemerintah Daerah berkomitmen menjaga iklim investasi yang bersih dan berintegritas, tanpa ruang bagi praktik pungutan liar.

“Tidak ada lagi pungli. Pelayanan publik harus prima, dan investor harus merasa aman dan didukung dalam menanamkan modalnya,” tegas Indah.

Selain memiliki sumber daya alam yang melimpah, Lumajang kini dikenal sebagai daerah yang siap tumbuh dengan tata kelola yang bersih dan visi pembangunan yang jelas. Dan ketika investor berkembang, masyarakat sejahtera, desa maju, dan Lumajang tumbuh sebagai daerah tangguh dan berdaya saing. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Pemkab Madiun Siapkan Sejumlah Opsi Pendidikan bagi Anak Korban KM Virgo

Pemkab Madiun Siapkan Sejumlah Opsi Pendidikan bagi Anak Korban KM Virgo

Rabu, 07 Okt 2026 12:23 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 12:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun telah menyiapkan sejumlah opsi dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak keluarga…

Akses Warga Terputus Buntut Karhutla Gunung Butak Belum Padam Sepekan

Akses Warga Terputus Buntut Karhutla Gunung Butak Belum Padam Sepekan

Rabu, 07 Okt 2026 11:39 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menindaklanjuti Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di hutan pinus di Gunung Butak, Kabupaten Ngawi, kini mulai dalam kondisi…

Perkuat Akses Pendidikan, Pemkab Trenggalek Siap Manfaatkan Rumah Inspirasi

Perkuat Akses Pendidikan, Pemkab Trenggalek Siap Manfaatkan Rumah Inspirasi

Rabu, 07 Okt 2026 11:34 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Dalam rangka memperkuat akses pendidikan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek bakal memanfaatkan Rumah Inspirasi…

Kejar Penilaian Swasti Saba 2027, Pemkab Ponorogo Benahi Indikator Kesehatan

Kejar Penilaian Swasti Saba 2027, Pemkab Ponorogo Benahi Indikator Kesehatan

Rabu, 07 Okt 2026 11:28 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai persiapan mengejar penghargaan tertinggi Kabupaten/Kota Sehat, Swasti Saba Wistara pada 2027, Pemerintah Kabupaten…

Minim Air, Petani Pacitan Terapkan Sistem Tumpangsari Palawija dan Tembakau

Minim Air, Petani Pacitan Terapkan Sistem Tumpangsari Palawija dan Tembakau

Rabu, 07 Okt 2026 11:17 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Melihat fenomena ketersediaan air minim di lahan sebagai dampak kekeringan, sejumlah petani di Kabupaten Pacitan, menyesuaikan pola…

Pastikan Akurasi Penyaluran Bansos, Pemkot Kediri Ajak Warga Daftar Perlinsos Mandiri

Pastikan Akurasi Penyaluran Bansos, Pemkot Kediri Ajak Warga Daftar Perlinsos Mandiri

Rabu, 07 Okt 2026 11:09 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Guna meningkatkan akurasi data sosial ekonomi dan memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran, Pemerintah Kota…